JawaPos.com - Postur tubuh adalah posisi atau cara seseorang menjaga dan menempatkan tubuhnya, baik saat berdiri, duduk, maupun bergerak.
Postur yang baik berarti tubuh berada pada posisi seimbang, sehingga dapat bekerja optimal tanpa memberikan tekanan berlebih pada bagian tertentu.
Namun, beberapa kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi postur tubuh, baik memperbaikinya maupun memperburuk kondisinya.
Kebiasaan seperti duduk, membawa barang, dan menggunakan ponsel dapat meningkatkan risiko kelainan pada postur tubuh, seperti lordosis, kifosis, dan skoliosis.
Lordosis
Dikutip dari Halodoc, lordosis adalah kondisi tulang belakang yang melengkung ke depan melebihi batas normal, terutama pada bagian leher hingga punggung bawah. Lengkungan yang berlebihan ini (kurva lordotik) dapat membuat postur tubuh bergeser dari posisi normal.
Penyebab pasti lordosis belum dapat dipastikan, namun beberapa kebiasaan dapat mempengaruhinya, seperti duduk dengan menggunakan penyangga dan membawa tas punggung yang terlalu berat.
Kifosis
Kifosis adalah kondisi medis di mana tulang belakang bagian atas melengkung secara berlebihan ke arah belakang, membuat penderitanya tampak bungkuk. Lengkungan yang terlalu besar ini dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri punggung, kaku, dan gangguan postur.
Dikutip dari Alodokter, kifosis memiliki beberapa jenis, namun penyebabnya hampir sama, yaitu kebiasaan duduk atau berdiri yang membungkuk, mengangkat beban terlalu berat, serta kelainan struktur tulang.
Skoliosis
Skoliosis adalah kondisi ketika tulang belakang melengkung membentuk huruf C atau S. Sebagian besar penderita skoliosis tidak mengetahui gejala dan penyebabnya, kondisi ini disebut skoliosis idiopatik.
Penyebab seseorang terkena skoliosis masih belum dapat dianalisis secara pasti, dan mayoritas kasusnya disebabkan oleh kelainan atau gangguan perkembangan pada tulang belakang. Namun, kebiasaan seperti memakai tas yang lebih berat pada satu sisi badan dipercaya dapat memperburuk kondisi ini.
Jika salah satu dari kondisi ini dirasa tidak nyaman, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan. Biasanya, terapi dengan pijatan lembut di area tulang belakang akan disarankan. Namun, jika kondisi sudah terlalu parah, tindakan operasi mungkin diperlukan.