← Beranda
Benarkah Bawang Putih Mampu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Begini Fakta dan Cara Mengonsumsi yang Tepat
Rizqi Fitriana Arum SariSabtu, 24 Agustus 2024 | 15.00 WIB
Bawang putih. (freepik/jcomp)

JawaPos.com - Tekanan darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kondisi tubuh menjadi fatal apabila tidak segera diobati.

Tekanan darah yang melebihi batas normal atau diatas 130/80 mmHg dapat menimbulkan beberapa gejala seperti mual, muntah, sakit kepala dan gangguan penglihatan.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi jika tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit komplikasi, seperti penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke.

Jantung akan bekerja lebih ekstra untuk memompa darah ke seluruh tubuh apabila tekanan darah tinggi terjadi terus menerus.

Kondisi jantung lambat laun akan membesar, mengganggu pembuluh darah dan menyebabkan ginjal tidak dapat beroperasi dengan baik.

Oleh karena itu hipertensi harus segera diatasi agar tidak membahayakan tubuh, salah satu caranya dengan cara mengonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter.

Namun selain mengonsumsi obat, terdapat bahan alami yang mampu membantu menurunkan tekanan darah yaitu bawang putih.

Kandungan Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur atau rempah yang sering digunakan dalam membuat sebuah masakan.

Penambahan bawang putih dalam masakan dapat memberikan rasa gurih. Tapi tahukah Anda bahwa bawang putih bisa menjadi bahan pengobatan tradisional?

Bawang putih mempunyai kandungan nutrisi seperti kalsium, vitamin C, vitamin B6, asam amino, flavonoid, selenium, mangan dan lainnya.

Dikutip dari kanal YouTube Dokter Fery TV, bawang putih mempunyai kandungan allicin dan zat aktif seperti hidrogen sulfida, yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah systolic dan diastolic.

Zat allicin tersebut memiliki efek seperti obat darah tinggi, yaitu memperbesar pembuluh darah dan membuat pembuluh darah tidak kaku sehingga tekanan darah akan turun.

Allicin mempunyai sifat yang mudah rusak dan tidak stabil. Bila terkena panas pada saat proses pemasakan makan kandungannya akan berkurang.

Jika ingin mendapatkan manfaat yang optimal dari allicin, sebaiknya bawang putih dikonsumsi dalam keadaan mentah, baik segar maupun dalam keadaan kering.

Bawang putih juga mempunyai kandungan antioksidan dan sifat inflamasi yang bagus dalam mengontrol tekanan darah dan meningkatkan fungsi ginjal.

Membuat Ekstrak Bawang Putih

Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini, Sabtu 24 Agustus 2024 untuk Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi

Sebuah studi menunjukkan bahwa pemberian air perasan bawang putih terhadap penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Jika Anda ingin mencoba mengonsumsi ekstrak bawang putih, berikut cara membuatnya yang bisa Anda dapat buat sendiri di rumah.

Caranya kupas dan bersihkan empat gram bawang putih kemudian haluskan dengan cara diblender dengan menambahkan dua sendok makan air putih.

Peras bawang putih yang sudah dihaluskan tersebut, kemudian minum perasan tersebut sebanyak ½-1 gelas setiap hari.

Anda juga dapat langsung mengonsumsi dua siung bawang putih setiap hari atau bisa juga dikunyah bersamaan dengan makanan lainnya apabila kurang tahan dengan bau menyengatnya.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Namun obat dari dokter harus tetap dikonsumsi dan selalu menerapkan pola hidup sehat, jaga pola makan dan istirahat yang cukup.

EDITOR: Hanny Suwindari