← Beranda
Simak Berikut Ini Jenis, Gejala Serta Pencegahan Hepatitis yang Perlu Diketahui Masyarakat
Hanny SuwindariSelasa, 2 Juli 2024 | 00.10 WIB
Ilustrasi Hepatitis akut. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Hepatitis adalah peradangan pada hati yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, obat-obatan tertentu, dan penyakit autoimun.

Ada beberapa jenis hepatitis yang disebabkan oleh virus, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E.

Jenis-jenis Hepatitis

1. Hepatitis A

  • Disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV).
  • Menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
  • Biasanya tidak menyebabkan penyakit kronis dan kebanyakan orang pulih sepenuhnya.

2. Hepatitis B

  • Disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV).
  • Menular melalui darah, cairan tubuh, dan dari ibu ke bayi saat melahirkan.
  • Bisa menyebabkan infeksi kronis dan meningkatkan risiko kanker hati.

3. Hepatitis C

  • Disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV).
  • Menular melalui kontak darah, seringkali melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril.
  • Banyak kasus berkembang menjadi infeksi kronis yang bisa menyebabkan kerusakan hati serius.

4. Hepatitis D

  • Disebabkan oleh virus hepatitis D (HDV).
  • Hanya terjadi pada orang yang sudah terinfeksi hepatitis B.
  • Bisa memperburuk kondisi hepatitis B.

5. Hepatitis E

  • Disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV).
  • Menular melalui air yang terkontaminasi.
  • Biasanya akut dan jarang menjadi kronis.

Gejala Hepatitis

Gejala hepatitis bisa bervariasi tergantung pada jenis dan stadium infeksinya, namun beberapa gejala umum meliputi:

1. Gejala Awal

  • Demam
  • Kelelahan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Nyeri perut

2.Gejala yang Lebih Spesifik

  • Kulit dan mata menguning (jaundice)
  • Urin berwarna gelap
  • Tinja berwarna terang
  • Nyeri sendi

3. Gejala pada Hepatitis Kronis

  • Bisa seringkali asimtomatik pada tahap awal
  • Kelelahan kronis
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan perut karena cairan (asites)
  • Mudah memar dan berdarah

Pencegahan dan Pengobatan

1. Hepatitis A dan B: Vaksinasi tersedia dan sangat efektif.

2. Hepatitis B dan C: Menghindari kontak dengan darah yang terkontaminasi, termasuk penggunaan jarum suntik steril dan perlindungan saat berhubungan seksual.

Pengobatan: Tergantung pada jenis hepatitis, bisa melibatkan antivirus, interferon, dan dalam kasus yang parah, transplantasi hati.

Menjaga kebersihan, vaksinasi, dan tindakan pencegahan lainnya sangat penting untuk menghindari hepatitis.

Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

EDITOR: Hanny Suwindari