← Beranda
Ciri Ini Ada Padamu? Berikut Tanda Bahwa Seseorang Telah Kecanduan TikTok
Nadia Aprilia KurniaJumat, 7 Juni 2024 | 15.02 WIB
Strategi untuk mengelola hubungan di media sosial, baik menggunakan Instagram atau TikTok. (Pexels)

JawaPos.com - TikTok adalah Media Sosial yang populer di kalangan masyarakat terutama anak muda. Berbeda dengan Instagram atau X, aplikasi ini berbentuk konten audio visual vertikal sangat smartphone friendly. Durasi yang ditayangkan di TikTok pun terbatas.

Karena fitur-fitur tersebut memudahkan orang menonton banyak konten dengan waktu singkat. Bahkan banyak fitur yang diberikan TikTok seperti ada Toko online untuk berbelanja. Mesin pencarian untuk memudahkan pengguna, dan for your page (FYP) memfilter konten yang kemungkinan kita sukai.

Dikutip dalam Pinisi Journal of Education, seseorang yang sudah kecanduan TikTok memiliki faktor seperti kurangnya perhatian dari orang lain, stress atau depresi, gaya hidup, tidak bisa mengontrol diri dan kurangnya kegiatan, juga faktor lingkungan. Orang sekitar yang juga pengguna aplikasi tersebut bisa mempengaruhi kita semakin kecanduan. Merasa sumber kebahagian dirinya berasal dari sini dan tidak akan merasa bersalah.

Ciri bahwa kamu kecanduan TikTok

Lupa Waktu

Akibat dari kebiasaan ini bisa membuat seseorang tidak produktif dan merasa waktu berlalu begitu cepat tanpa melakukan hal apapun. Bisa berdampak buruk seperti Malas, serta suka menunda.

Daya Fokus Hilang

Membiasakan diri menonton TikTok yang hanya berdurasi rata-rata 15 Detik hingga satu menit, berakibat kita tidak fokus saat menonton sesuatu seperti film yang lama. Menjadi mudah bosan jika durasi tontonan lama

Berkurangnya Literasi

Konten yang sering dilihat dalam bentuk video singkat. Bahkan apa yang kita cari bisa rangkum dalam 1 video tanpa harus membaca buku panjang. Sehingga berkurangnya minat dalam literasi. Dan menjadi terbiasa membaca dalam bentuk visual dan rangkuman singkat.

Pengganti Google

Berawal dari apapun yang kita cari pasti ada di Google, tidak untuk sekarang yang mencari apapun langsung membuka Tiktok, karena dianggap lebih cepat dan praktis. Ini bisa dikatakan sudah ketergantungan tingkat awal.

Gelisah dan Mudah Marah

Merasa gelisah dan mudah marah jika tidak buka gadget dalam waktu singkat. Bagi orang yang sudah kecanduan andaikan tidak ada internet lalu tidak dapat membuka TikTok ia akan merasa kegelisahan yang tak terkontrol, bahkan bisa disadari orang sekitar. Terkadang saat teman menegur dia akan marah bahkan tantrum jika hp nya di sembunyikan. Lebih parahnya jika gadget nya mati akan meminta untuk pulang.

Tidak Bisa Lepas dari TikTok saat Bercengkerama

Tidak ada urgensi untuk membuka HP, para pecandu akan merasa tidak tenang dan akan memilih menonton konten daripada mendengarkan lawan bicara. Ini sering terjadi bagi kamu yang sudah kecanduan tahap ini bahkan sudah dianggap sangat parah karena saat sendiri maupun saat bersama orang lain ia tetap memilih melihat TikTok.

Lalu bagaimana agar kamu tidak lagi kecanduan TikTok?

- Cari aktivitas yang kamu sukai bisa berbentuk hobby atau hanya sebatas jalan-jalan dengan partner kamu. Temukan kegiatan diluar ruangan yang membutuhkan fisik.
- Cari tahu berapa lama kamu menggunakan TikTok dan Mulai kurangi sedikit demi sedikit waktu menonton. Rata-rata orang bisa menghabiskan empat hingga tujuh jam berselancar di TikTok maka ada baiknya memberikan batasan.
- Coba untuk hapus akun. Saat kamu sudah kehilangan akun dan ingin mendownload lagi algoritma yang dihasilkan akan berbeda nah disaat itu kamu akan merasa aplikasi ini tidak menyenangkan.
- Minta bantuan ke orang terdekat. Teman kamu bisa mengingatkan atau mengajak kamu ke hal-hal yang lebih positif seperti bersosialisasi dengan kerabat. Habiskan waktu dengan mereka. Disaat kamu sendiri akan merasa kelelahan dan memilih untuk beristirahat.
- Matikan notifikasi. Dengan cara ini kamu tidak akan mudah terdistract jika ada pemberitahuan, secara tidak sadar kamu akan lupa jika tidak melihat notifikasi dan tidak menjadi setiap saat dalam membukanya.

Bagi kamu yang telah kecanduan TikTok, asalkan tidak sampai mengganggu aktivitasmu tidak apa. Karena kemajuan zaman yang teknologi akan terus berkembang, sudah saatnya kita sebagai pengguna lebih bijak karena banyak manfaat yang sebenarnya bisa di ambil. Misal kita ingin menjadi content creator di TikTok dan mendapat penghasilan, akan lebih baik daripada hanya penikmat namun sampai kecanduan.

Manfaatkan dan maximalkan sosial media untuk hal yang lebih baik, jadikan ladang penghasilan, cari tau apa yang sedang ramai agar tidak ketinggalan info dunia. Cari konten-konten yang bisa menambahkan wawasan mu. Yakinkan dirimu untuk bisa mengurangi waktu penggunaan.

EDITOR: Edy Pramana