← Beranda
Sering Alami Mimisan saat Cuaca Panas Ekstrem? Yuk Pahami dan Ketahui Penyebab serta Cara Mengatasinya
Dedik HariantoSenin, 20 November 2023 | 20.55 WIB
Mimisan Pada Anak Terjadi Akibat Beberapa Kondisi (beingtheparent.com)

 

JawaPos.com - Mimisan atau perdarahan dari hidung seringkali menimbulkan rasa panik dan cemas, khusunya pada individu yang mengalaminya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara mengatasi mimisan dengan benar.

Selama ini, mimisan seringkali dikaitkan dengan kondisi di mana darah mengalir keluar dari lubang hidung bagian depan.

Namun perlu disadari bahwa, tidak selalu demikian. Secara umum, saat seseorang mengalami mimisan, darah memang cenderung keluar dari lubang hidung bagian depan.

Meskipun demikian, penting untuk menyadari adanya situasi di mana darah dari hidung dapat mengalir lewat lubang hidung bagian belakang, kemudian turun dan keluar melalui mulut.

Meski mungkin terasa tidak lazim, kondisi ini tetap diklasifikasikan sebagai mimisan, dan pemahaman ini menjadi penting dalam merespon dengan tepat ketika gejala tersebut terjadi.

Dilansir oleh JawaPos.com dari siloamhospitals.com, menurut dr. Emanuel Quadarusman, Sp.THT-KL dari Siloam Hospitals Makassar, mimisan dapat disebabkan oleh faktor-faktor lokal yang terjadi di bagian hidung, seperti luka, infeksi, pembengkokan tulang hidung, masuknya benda asing, atau adanya tumor.

Baca Juga: Waspada Penyakit Mimisan di Tengah Suhu Panas Ekstrem Indonesia, Berikut Tips untuk Mencegahnya

Selain itu, penyebab mimisan juga dapat bersifat sistemik, muncul sebagai gejala dari penyakit lain seperti hipertensi, gangguan pembekuan darah, leukemia, dan faktor-faktor lainnya.

Ada juga kemungkinan bahwa kondisi ini dapat dipicu oleh lingkungan, seperti udara yang terlalu panas, yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah hidung dan berpotensi memicu perdarahan. 

Meskipun demikian, mimisan tidak selalu diawali dengan gejala khusus, meski beberapa orang mungkin merasakan panas, perih di hidung, atau sakit kepala sebelum perdarahan terjadi.

Jika seseorang mengalami mimisan dengan intensitas yang cukup sering atau perdarahan yang tidak berhenti-berhenti, segera berkonsultasi dengan dokter dianjurkan untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ketika menghadapi kejadian mimisan, tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan melibatkan langkah-langkah seperti membersihkan lubang hidung untuk menjaga jalur nafas agar tetap aman, menempatkan pasien dalam posisi duduk dengan kepala sedikit menunduk, menekan kedua sisi hidung selama 10 menit, dan jika perlu, menggunakan kompres es.

Jika perdarahan tidak segera berhenti, sebaiknya segera membawa penderita ke fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Kondisi Mimisan, Tak Kehilangan Kecepatan, Anthony Ginting ke Final

Selain itu, untuk mencegah terjadinya mimisan, ada beberapa langkah yang dapat diambil, seperti menghindari mengorek lubang hidung, menghindari paparan panas yang berlebihan, mengurangi aktivitas membuang ingus terlalu keras, dan membatasi aktivitas fisik berlebihan. 

Mimisan pada anak-anak seringkali menimbulkan kepanikan pada orang dewasa, meskipun cara mengatasinya tidak memerlukan perlakuan khusus.

Namun, penting untuk memperhatikan kebiasaan anak dalam mengorek-ngorek hidung, karena kebiasaan ini dapat menjadi penyebab mimisan akibat robeknya pembuluh darah di bagian depan lubang hidung anak.

Penyebab lainnya melibatkan infeksi saluran pernapasan dan masuknya benda-benda asing ke dalam hidung.

Meskipun jarang terjadi, mimisan pada anak bisa disebabkan oleh masalah serius seperti kelainan darah, pembengkokan tulang hidung, atau keberadaan tumor.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti