← Beranda
Waspada! 10 Bahaya Obesitas yang Kerap Dilupakan, Mulai Dari Gangguan Mental Sampai Kanker
Hanny SuwinSenin, 16 Oktober 2023 | 20.30 WIB
Fajri, pria obesitas 300 kilogram saat dievakuasi ke rumah sakit (Istimewa)

JawaPos.com - Obesitas adalah kondisi medis yang ditandai oleh penumpukan lemak tubuh yang berlebihan sehingga melebihi tingkat yang dianggap sehat untuk tinggi dan berat badan seseorang.

Hal ini terjadi ketika jumlah kalori yang dikonsumsi oleh seseorang melebihi jumlah kalori yang dibakar oleh tubuhnya.

Obesitas biasanya diukur menggunakan indeks massa tubuh (Body Mass Index atau BMI), yang menggabungkan tinggi dan berat badan seseorang.

Obesitas adalah masalah kesehatan yang serius karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit dan komplikasi kesehatan.

Berikut adalah beberapa bahaya obesitas:

1. Penyakit Jantung: Obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung seperti penyakit arteri koroner, stroke, dan tekanan darah tinggi.

2. Diabetes Tipe 2: Obesitas adalah faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2, yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti kerusakan ginjal, gangguan penglihatan, dan kerusakan saraf.

3. Sleep Apnea: Obesitas dapat menyebabkan sleep apnea, gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan berhenti secara periodik selama tidur.

4. Kanker: Beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, dan rahim, memiliki hubungan dengan obesitas.

5. Masalah Pernapasan: Obesitas dapat mempengaruhi pernapasan dan menyebabkan kondisi seperti asma dan gangguan pernapasan lainnya.

6. Masalah Sendi: Beban berlebih pada sendi, terutama lutut dan pinggul, dapat menyebabkan osteoartritis, yang menyebabkan rasa sakit dan pergerakan terbatas.

7. Gangguan Metabolik: Obesitas dapat mengganggu metabolisme tubuh, menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan masalah seperti sindrom ovarium polikistik pada wanita.

8. Gangguan Mental: Obesitas dapat menyebabkan masalah mental, seperti depresi, kecemasan, dan rendahnya harga diri.

9. Masalah Pencernaan: Obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya refluks asam, batu empedu, dan masalah hati, seperti non-alkoholik steatohepatitis (NASH).

10. Kualitas Hidup yang Buruk: Kondisi ini dapat membatasi mobilitas dan aktivitas fisik, serta mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan.

Penting untuk diingat bahwa obesitas dapat dicegah dan dikelola dengan gaya hidup sehat, termasuk makan seimbang dan aktif secara fisik.

Konsultasikan dengan profesional medis untuk mendapatkan panduan yang sesuai jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami obesitas.

Tindakan dini dan perubahan gaya hidup yang tepat dapat membantu mengurangi risiko bahaya obesitas.

EDITOR: Hanny Suwindari