JawaPos.com - Gaya hidup hemat bukan tentang hidup serba kekurangan, melainkan tentang kebiasaan frugal yang membuat hidup lebih mudah dan terencana.
Orang-orang dengan kebiasaan frugal memiliki tips mengatur keuangan yang membuat mereka lebih bijak dalam setiap keputusan pengeluaran sehari-hari.
Gaya hidup hemat yang konsisten terbukti membantu seseorang membangun kestabilan finansial tanpa harus mengorbankan kualitas hidup yang dimiliki.
Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (12/6), berikut sebelas kebiasaan frugal beserta tips mengatur keuangan yang membuat hidup lebih mudah tanpa harus mengeluarkan uang lebih banyak.
Baca Juga: 11 Kebiasaan Finansial Orang yang Selalu Miskin meski Berpenghasilan Tinggi Menurut Psikologi
1. Belanja dengan daftar yang sudah disiapkan
Orang dengan gaya hidup hemat selalu membuat daftar belanja terlebih dahulu sebelum pergi ke toko untuk menghindari pembelian impulsif.
Kebiasaan ini membantu mereka tetap fokus pada kebutuhan nyata dan mencegah pengeluaran yang tidak direncanakan sebelumnya.
2. Memilih belanja barang bekas
Berbelanja di toko barang bekas adalah kebiasaan frugal yang sudah lama dipraktikkan jauh sebelum tren thrifting populer seperti sekarang.
Cara ini tidak hanya menghemat uang tetapi juga mengurangi limbah karena barang berkualitas masih bisa ditemukan dengan harga jauh lebih terjangkau.
3. Memasak sendiri daripada makan di luar
Orang dengan gaya hidup hemat lebih memilih memasak di rumah dibandingkan menghabiskan uang untuk makan di restoran atau memesan makanan.
Dengan hanya membeli bahan-bahan di toko, pengeluaran untuk makan bisa ditekan secara signifikan dibandingkan membayar harga restoran setiap hari.
4. Menerapkan perencanaan menu mingguan
Merencanakan menu makan untuk satu minggu ke depan adalah tips mengatur keuangan yang membantu menghindari godaan makan di luar rumah.
Dengan menyiapkan bahan makanan lebih awal, waktu memasak menjadi lebih efisien dan anggaran makan bisa dikontrol dengan lebih mudah.
Baca Juga: 9 Kebiasaan yang Mencerminkan Pola Pikir Kekurangan Uang Menurut Psikologi
5. Menunggu sebelum memutuskan membeli sesuatu
Orang dengan kebiasaan frugal tidak langsung membeli sesuatu yang menarik perhatian, melainkan memberi jeda waktu 24 hingga 48 jam terlebih dahulu.
Jeda ini membantu membedakan antara keinginan sesaat yang dipicu pemasaran dan kebutuhan yang benar-benar nyata dalam kehidupan sehari-hari.
6. Memanfaatkan perpustakaan umum
Perpustakaan adalah sumber daya gratis yang dimanfaatkan secara maksimal oleh orang-orang dengan gaya hidup hemat, terutama bagi yang gemar membaca.
Meminjam buku secara gratis jauh lebih hemat dibandingkan membeli buku baru yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah per judulnya.
7. Memperbaiki barang yang rusak daripada menggantinya
Alih-alih langsung membeli barang baru saat sesuatu rusak, orang dengan kebiasaan frugal memilih untuk memperbaikinya terlebih dahulu.
Pola pikir ini lebih hemat secara finansial sekaligus lebih ramah lingkungan karena mengurangi jumlah barang yang dibuang begitu saja.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang Cerdas di Tempat Kerja yang Mendorong Karier Mereka Menurut Psikologi
8. Mengerjakan proyek rumah secara mandiri
Orang dengan gaya hidup hemat cenderung mengerjakan sendiri proyek perbaikan atau renovasi rumah daripada menyewa jasa kontraktor berbayar.
Kebiasaan DIY ini tidak hanya menghemat biaya tenaga kerja tetapi juga memberi kendali penuh atas hasil akhir yang diinginkan.
9. Memprioritaskan tabungan di atas pengeluaran
Orang dengan kebiasaan frugal selalu menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan sebelum menggunakannya untuk keperluan lain yang tidak mendesak.
Menurut psikolog Marty Nemko, menetapkan tujuan tabungan yang jelas memberikan kepuasan tersendiri saat melihat saldo tabungan terus bertambah.
10. Membeli kebutuhan rutin dalam jumlah besar
Membeli produk yang pasti habis dipakai dalam jumlah besar sekaligus adalah tips mengatur keuangan yang terbukti lebih hemat dalam jangka panjang.
Sebuah perbandingan harga menunjukkan bahwa membeli bahan pokok seperti minyak kelapa dalam kemasan besar bisa menghemat hingga ratusan ribu rupiah.
11. Menggunakan kupon dan diskon secara aktif
Menggunakan kupon adalah kebiasaan frugal yang masih sangat relevan dan kini semakin mudah dilakukan berkat format digital yang praktis.
Uang yang berhasil dihemat dari penggunaan kupon tetap tersimpan di rekening dan secara konsisten membantu menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Memperlambat Metabolisme, Mempengaruhi Berat Badan hingga Kesehatan