← Beranda
8 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Sukses Sebelum Jam 7 Pagi dan Orang yang Tetap Berjuang Setelah Jam 9 Malam Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahKamis, 4 Juni 2026 | 23.00 WIB
Ilustrasi seseorang yang berolahraga di pagi hari (Magnific/Katemangostar)

JawaPos.com - Kesuksesan sering kali terlihat sebagai hasil dari bakat, keberuntungan, atau kesempatan. Namun, berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap pencapaian seseorang dibandingkan faktor-faktor tersebut. Banyak orang sukses memiliki pola hidup yang berbeda dari kebanyakan orang, terutama pada jam-jam yang sering dianggap sepele: sebelum pukul 07.00 pagi dan setelah pukul 21.00 malam.

Menariknya, psikologi modern menjelaskan bahwa waktu-waktu tersebut merupakan periode penting ketika otak berada dalam kondisi yang sangat mendukung pembentukan kebiasaan, refleksi diri, dan pengambilan keputusan. Orang-orang yang berhasil dalam karier, bisnis, maupun kehidupan pribadi cenderung memanfaatkan waktu tersebut untuk aktivitas yang memperkuat disiplin, fokus, dan kesehatan mental mereka.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (4/6), terdapat delapan kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang sukses sebelum jam 7 pagi dan mereka yang tetap berjuang untuk meraih tujuan setelah jam 9 malam, berdasarkan prinsip-prinsip psikologi perilaku.

Baca Juga: 9 Kebiasaan di Tempat Kerja yang Membuat Anda Langsung Tidak Disukai, Menurut Pakar Etika

1. Bangun dengan Tujuan yang Jelas

Salah satu ciri utama orang sukses adalah mereka tidak bangun tanpa arah. Sebelum memulai hari, mereka sudah memiliki gambaran mengenai apa yang ingin dicapai.

Menurut teori Goal Setting yang dikembangkan oleh psikolog Edwin Locke, tujuan yang spesifik dan menantang dapat meningkatkan motivasi serta kinerja seseorang. Karena itu, banyak individu berprestasi memulai pagi dengan meninjau target harian mereka.

Mereka tidak bertanya, "Apa yang akan saya lakukan hari ini?" tetapi "Apa satu hal terpenting yang harus saya selesaikan hari ini?"

Kebiasaan sederhana ini membantu otak memfokuskan energi pada prioritas yang benar sejak awal hari.

2. Melakukan Aktivitas Fisik Ringan

Sebelum pukul 07.00, banyak orang sukses meluangkan waktu untuk berjalan kaki, jogging, bersepeda, yoga, atau latihan ringan lainnya.

Psikologi olahraga menunjukkan bahwa aktivitas fisik meningkatkan produksi endorfin, dopamin, dan serotonin yang berperan dalam suasana hati positif serta kemampuan berkonsentrasi.

Selain manfaat fisik, olahraga pagi memberikan rasa pencapaian sejak awal hari. Ketika seseorang berhasil menyelesaikan tantangan kecil di pagi hari, otak membangun keyakinan bahwa ia mampu menghadapi tantangan yang lebih besar sepanjang hari.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Orang Tua Sabar saat Menghadapi Anak Rewel Menurut Psikologi

3. Menghindari Langsung Membuka Media Sosial

Kebiasaan yang membedakan banyak orang sukses dari kebanyakan orang adalah kemampuan mereka mengendalikan perhatian.

Psikolog menyebut perhatian sebagai sumber daya mental yang terbatas. Ketika seseorang langsung membuka media sosial setelah bangun tidur, otaknya dipenuhi informasi, notifikasi, dan emosi dari orang lain sebelum sempat memikirkan dirinya sendiri.

Sebaliknya, orang yang produktif biasanya menggunakan satu hingga dua jam pertama pagi untuk aktivitas yang lebih bermakna seperti membaca, menulis, merencanakan pekerjaan, atau berolahraga.

Mereka memilih mengendalikan informasi daripada dikendalikan oleh informasi.

4. Menulis Jurnal atau Refleksi Diri

Banyak tokoh sukses memiliki kebiasaan menulis jurnal. Dalam psikologi, aktivitas ini dikenal mampu meningkatkan kesadaran diri (self-awareness).

Menulis beberapa menit setiap pagi membantu seseorang:

Mengenali emosi yang dirasakan.
Menentukan prioritas.
Mengurangi stres.
Meningkatkan kemampuan mengambil keputusan.

Refleksi diri juga membantu otak memproses pengalaman dan mengurangi beban pikiran yang sering mengganggu fokus selama bekerja.

5. Membaca atau Belajar Sebelum Memulai Aktivitas

Orang sukses umumnya tidak berhenti belajar setelah lulus sekolah atau kuliah. Mereka memanfaatkan waktu pagi yang tenang untuk menambah wawasan.

Dalam psikologi kognitif, otak pada pagi hari biasanya memiliki kapasitas perhatian yang lebih tinggi karena belum terlalu banyak menerima rangsangan eksternal.

Membaca buku, artikel ilmiah, atau materi pengembangan diri selama 15–30 menit setiap pagi dapat memberikan keuntungan jangka panjang yang signifikan. Pengetahuan yang terkumpul sedikit demi sedikit setiap hari akan berkembang menjadi keahlian yang berharga.

Baca Juga: 9 Kebiasaan di Media Sosial Sering Dilakukan Orang Saat Mereka Mencari Validasi, Menurut Psikologi

6. Mengevaluasi Hari Setelah Jam 9 Malam

Jika pagi digunakan untuk merencanakan, maka malam digunakan untuk mengevaluasi.

Banyak orang yang terus berkembang memiliki kebiasaan meninjau kembali aktivitas mereka setelah pukul 21.00. Mereka bertanya kepada diri sendiri:

Apa yang berjalan dengan baik hari ini?
Kesalahan apa yang perlu diperbaiki?
Apa yang bisa dilakukan lebih baik besok?

Psikologi pembelajaran menunjukkan bahwa refleksi setelah pengalaman membantu memperkuat proses belajar dan meningkatkan kualitas keputusan di masa depan.

Orang sukses tidak hanya bekerja keras, tetapi juga belajar dari apa yang mereka lakukan.

7. Menyiapkan Hari Esok Sebelum Tidur

Penelitian menunjukkan bahwa ketidakpastian dapat meningkatkan stres dan kecemasan. Oleh karena itu, banyak individu berprestasi mengurangi ketidakpastian dengan menyiapkan agenda esok hari sebelum tidur.

Mereka membuat daftar tugas, menyiapkan pakaian, menyusun jadwal, atau menentukan prioritas utama untuk keesokan harinya.

Kebiasaan ini membantu otak merasa lebih tenang karena tidak perlu terus-menerus memikirkan apa yang harus dilakukan besok.

Saat bangun pagi, mereka bisa langsung bergerak tanpa kehilangan waktu untuk menentukan arah.

8. Menjaga Kualitas Tidur sebagai Investasi Kesuksesan

Ironisnya, salah satu kebiasaan paling penting yang dilakukan orang sukses setelah jam 9 malam adalah mempersiapkan diri untuk tidur yang berkualitas.

Psikologi dan ilmu saraf menunjukkan bahwa tidur berperan besar dalam:

Konsolidasi memori.
Pengaturan emosi.
Kreativitas.
Kemampuan memecahkan masalah.
Pengambilan keputusan.

Banyak orang menganggap mengurangi tidur sebagai tanda kerja keras. Namun, penelitian justru menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan produktivitas, fokus, dan kemampuan berpikir jernih.

Orang yang benar-benar sukses memahami bahwa tidur bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan biologis yang mendukung performa tinggi.

Kesimpulan

Menurut psikologi, kesuksesan bukanlah hasil dari satu tindakan besar yang dilakukan sesekali, melainkan akumulasi kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Sebelum jam 7 pagi, orang sukses biasanya memanfaatkan waktu untuk membangun fokus, energi, dan arah hidup. Setelah jam 9 malam, mereka menggunakan waktu untuk refleksi, persiapan, dan pemulihan diri.

Delapan kebiasaan tersebut adalah:

Bangun dengan tujuan yang jelas.
Berolahraga atau bergerak aktif.
Menghindari media sosial di pagi hari.
Menulis jurnal atau refleksi diri.
Membaca dan belajar secara konsisten.
Mengevaluasi pencapaian harian.
Menyiapkan agenda hari berikutnya.
Menjaga kualitas tidur.

Pada akhirnya, yang membedakan orang sukses dari kebanyakan orang bukanlah jumlah jam yang mereka miliki, melainkan bagaimana mereka memanfaatkan jam-jam penting yang sering diabaikan oleh orang lain. Kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali dapat menghasilkan perubahan besar dalam jangka panjang.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Halus yang dengan Cepat Membuat Seorang Perempuan Tampak Lebih Elegan daripada Banyak Orang di Sekitarnya Menurut Psikolog

EDITOR: Candra Mega Sari