JawaPos.com - Pernah merasa langsung cocok dengan seseorang yang baru dikenal? Obrolan terasa menyenangkan, pertemuan berjalan lancar, dan pikiran mulai membayangkan hubungan lebih jauh.
Di fase awal inilah justru banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan yang bisa merusak hubungan sejak awal.
Dalam psikologi, kondisi ini sering membuat seseorang bertindak berlebihan karena rasa takut kehilangan.
Bukan soal penampilan atau kepribadian, tetapi pola pikir yang keliru saat mulai menyukai seseorang.
Kesalahan ini bisa membuat orang yang tepat menjauh dan justru menarik orang yang tidak sehat. Inilah beberapa 'kesalahan' yang terjadi ketika menyukai seseorang yang dilansir dari simplyphysicology.
Baca Juga: Jika Anda Selalu Membiarkan Orang Lain Memilih Restoran Lalu Diam-Diam Mengeluhkannya, Menurut Psikologi Anda Mungkin Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini
1. Kesalahan Utama: Merasa 'Membutuhkan' Seseorang
Menurut psikologi, kesalahan paling umum adalah menempatkan diri seolah sangat membutuhkan orang tersebut.
Pola pikir ini membuat seseorang terlihat kurang percaya diri. Dari yang awalnya menarik, berubah menjadi seperti sedang mengejar sesuatu.
Sebaiknya, jangan fokus pada bagaimana agar disukai. Fokuslah pada apakah orang tersebut cocok dan menghargai Anda.
Tujuan dalam hubungan bukan untuk mengejar, tetapi menjadi pribadi yang tenang dan percaya diri.
Dengan tetap menjalani hidup sendiri dan melihat usaha dari kedua belah pihak, Anda bisa membangun hubungan yang lebih sehat.
2. Zona Berbahaya: Dari Percaya Diri Menjadi Bergantung
Saat mulai menyukai seseorang, kita sering menganggap dia sebagai 'yang harus didapatkan'. Ini bisa menjadi awal masalah dalam hubungan.
Jika Anda merasa kurang dan bergantung, daya tarik Anda justru menurun. Hal ini bisa menyebabkan hilang kendali terhadap diri sendiri, hubungan berjalan tanpa benar-benar mengenal satu sama lain, dan tampil lebih ingin disukai daripada melihat kecocokan satu sama lain.
3. Over-Giving: Terlalu Banyak Memberi di Awal
Banyak orang menunjukkan perhatian berlebihan saat awal hubungan. Ini disebut over-giving. Meski terlihat baik, hal ini sering berasal dari rasa tidak percaya diri.
Hal ini bisa menyebabkan menarik orang yang hanya memanfaatkan keadaan, terlihat seperti kurang yakin pada diri sendiri dan membuat orang yang serius justru menjauh.
4. Terlalu Banyak Kriteria
Banyak orang sekarang menilai pasangan seperti daftar syarat. Menurut psikologi, cara ini justru bisa merusak hubungan.
- Terlalu banyak pilihan membuat standar tidak realistis.
- Hubungan jadi terasa kaku dan tidak alami.
- Sering melewatkan orang yang sebenarnya cocok.
Jika Anda merasa berada seperti situasi diatas, hal yang perlu diingat adalah Anda tidak bisa mengontrol perasaan, tetapi bisa mengontrol tindakan yang akan diterapkan.
Lebih baik tetap tenang, percaya diri, dan melihat hubungan secara realistis. Dengan begitu, Anda bisa membangun hubungan yang lebih sehat dan bertahan lama.