JawaPos.com - Semua orang pasti memiliki teman atau kenalan yang tidak suka ketika kita mencapai kesuksesan atau kemajuan.
Ini karena sifat kompetitif dan rasa iri seseorang terhadap kita membuat mereka berharap kita merasakan kesuksesan hidup.
Beberapa dari kita mungkin pernah merasa ada seseorang di sekitar kita yang tampak peduli, tapi kehadirannya justru membuatmu merasa lebih buruk.
Dalam psikologi, rasa cemburu membuat seseorang merasa senang atau puas saat melihat orang lain mengalami kesulitan.
Namun yang menjadi masalah adalah sifat pura-pura seseorang dapat membuat kita justru sulit mencapai kemajuan hidup.
Kita perlu memahami bagaimana tanda seseorang sebenarnya tidak suka ketika kita sukses dan memiliki pencapai besar.
Dilansir dari Your Tango, ada empat tanda bahwa seseorang sebenarnya diam-diam suka melihat kita kesuksesan atau bahkan mengalami kegagalan.
Memahami hal ini dapat membuat kita terhindar dari lingkungan atau seseorang yang toxic, sehingga hidup kita jauh lebih sejahtera.
1. Tidak Pernah Meminta Maaf
Salah satu tanda paling jelas adalah ketidakmampuan mereka untuk mengakui kesalahan terhadap orang lain.
Ketika mereka melakukan sesuatu yang menyakiti Anda, mereka tidak akan meminta maaf secara tulus.
Sebaliknya, mereka akan membuatmu merasa seolah-olah kamu yang terlalu sensitif atau berlebihan.
Ini karena bagi mereka, harga diri dan ego jauh lebih penting daripada perasaan Anda yang harus dihargai.
Jika seseorang terus-menerus meremehkan rasa sakitmu, itu adalah tanda bahwa mereka tidak benar-benar menginginkan yang terbaik untukmu.
Baca Juga: 9 Ciri Khas Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Apa Pun di Media Sosial Menurut Psikologi
2. Selalu Berusaha Menurunkan Kepercayaan Dirimu
Orang yang diam-diam ingin melihatmu gagal biasanya merasa sangat tidak aman atau suka insecure dengan diri mereka sendiri.
Ini karena untuk merasa hebat, mereka harus memastikan orang di sekitarnya merasa kecil atau tidak mampu.
Mereka mungkin sering memberikan kritik yang dibungkus dengan nada bercanda atau komentar jujur yang sebenarnya bertujuan mematahkan semangat Anda.
Dan ketika Anda merasa putus asa dan merasa bahwa Anda telah menjadi orang gagal, mereka seperti menyemangati tapi justru mengarahkan Anda untuk putus asa.
Tandanya biasanya mereka mendadak menjauh saat kamu sukses, tapi langsung muncul paling depan saat kamu sedang jatuh.
3. Memberikan Saran yang Dapat Mempersulit Keadaan
Tanda ketika seseorang lebih senang ketika Anda susah yang sangat halus dan berbahaya adalah seperti memberikan saran namun mempersulit keadaan.
Ini terlihat ketika Anda bercerita tentang masalah Anda, mereka akan berpura-pura simpati dan mendengarkan.
Namun, saran yang mereka berikan seringkali justru membawa risiko lebih besar atau membuat situasi semakin kacau.
Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kepercayaan diri rendah cenderung merasa lebih baik saat melihat orang lain terpuruk.
Jika kamu merasa ada sifat kepura-puraan atau munafik di balik saran mereka, saatnya untuk mulai menjaga jarak.
Menjauh dari orang-orang seperti itu dapat memudahkan kita untuk fokus pada kemajuan pribadi hingga mencapai kesuksesan.
4. Tidak Memiliki Rasa Empati yang Tulus
Empati adalah kemampuan untuk merasakan posisi atau perasaan orang lain seperti milik diri sendiri.
Dan seseorang yang menikmati kesulitanmu biasanya gagal dalam menunjukkan empati yang tulus ketika kita susah.
Di saat kamu sedang hancur atau butuh dukungan emosional, mereka mungkin hanya memberikan respon yang dingin atau bahkan senyum kecil yang tersembunyi.
Mereka tidak bisa atau tidak ingin memvalidasi perasaanmu karena penderitaanmu memberikan keuntungan emosional bagi mereka.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberikan jarak dengan orang seperti itu agar tidak menambah beban perasaan ketika Anda susah.