← Beranda
Bukan Lagi Soal Gaya: 11 Hal yang Dulu Terlihat Menarik, Tapi Kini Dihindari Wanita Usia 40+ dari Seorang Pria
Zulfa Putri HardiyatiJumat, 27 Maret 2026 | 14.41 WIB
Ilustrasi shio dengan gaya hidup tinggi. (Freepik)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, cara pandang seseorang terhadap hubungan dan pasangan pun ikut berubah.

Hal-hal yang dulu terasa menarik di usia 20-an, perlahan bisa kehilangan pesonanya ketika seseorang mulai lebih memahami apa yang benar-benar dibutuhkan dalam hubungan jangka panjang.

Banyak wanita yang telah melewati fase pencarian jati diri kini lebih mengutamakan stabilitas, kejelasan, dan kedewasaan emosional dibanding sekadar kesan menarik di permukaan.

Pengalaman membuat mereka lebih selektif—bukan karena sulit jatuh cinta, tetapi karena tidak ingin membuang waktu pada hal yang tidak pasti.

Seperti yang diungkap YourTango, ada sejumlah sifat pria yang sering dianggap menarik oleh Generasi Z, namun justru membuat sebagian besar wanita di atas 40 tahun kehilangan minat.

1.      Terlalu fokus pada estetika “cowok ganteng”

Penampilan tetap penting, tetapi jika terlalu berlebihan, justru terlihat seperti lebih peduli citra daripada karakter.

2. Bersikap misterius dan sulit ditebak

Alih-alih menarik, sikap ini justru terasa melelahkan dan membingungkan bagi wanita yang menginginkan kejelasan.

1.      Energi yang terlalu pasif

Kurang inisiatif dan tidak tegas dalam mengambil keputusan bisa membuat hubungan terasa tidak memiliki arah.

4. Nyaman dengan hubungan tanpa status (situationship)

Wanita yang lebih matang umumnya tidak tertarik pada hubungan abu-abu tanpa kepastian.

1.      Menghindari pembicaraan serius dengan bercanda terus

Humor memang penting, tetapi jika digunakan untuk menghindari kedalaman, justru jadi penghalang komunikasi.

6. Tidak punya rencana atau tujuan hidup yang jelas

Ketiadaan arah hidup bisa membuat seseorang terlihat tidak siap menjalani hubungan yang serius.

7. Terlalu aktif di media sosial

Kehadiran online yang berlebihan bisa memberi kesan kurang hadir secara nyata dalam hubungan.

8. Sering membuat rencana mendadak

Spontan boleh, tapi jika terus-menerus, bisa dianggap tidak bisa diandalkan.

1.      Terlalu cepat membuka semua emosi

Berbagi itu penting, tetapi jika terlalu cepat, bisa terasa berlebihan dan kurang matang.

10. Menghindari struktur atau rutinitas dalam hidup

Kehidupan tanpa keteraturan bisa membuat hubungan terasa tidak stabil.

11. Terlalu bergantung pada validasi orang lain

Kepercayaan diri dan kemampuan memvalidasi diri sendiri menjadi nilai penting dalam hubungan dewasa.

Pada akhirnya, ketertarikan bukan lagi soal sensasi atau kesan pertama semata, melainkan tentang kenyamanan, kejelasan, dan kesiapan untuk membangun sesuatu yang nyata.

Karena bagi banyak wanita di usia ini, hubungan bukan lagi permainan—melainkan pilihan serius tentang dengan siapa mereka ingin berjalan ke depan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho