JawaPos.com – Merasa tidak dihargai oleh orang-orang terdekat sering kali menyakitkan.
Misalnya dalam keluarga, orang tua atau kakak tidak pernah mendengarkan Anda atau menghargai usaha yang Anda lakukan.
Psikologi mengatakan pola-pola ini sangat umum dan dapat memengaruhi kepribadian seseorang seiring waktu.
Dilansir geediting, berikut tujuh perilaku orang yang tidak dihargai oleh keluarganya. Apakah Anda pernah mengalaminya?
Baca Juga: 7 Frasa yang Digunakan Orang Toxic dalam Percakapan Sehari-hari, Kata Psikologi
1. Mereka tak mau membicarakan prestasinya
Orang yang merasa tidak dihargai oleh keluarganya sering berhenti berbagi hal-hal baik yang terjadi dalam hidup mereka.
Ini karena mereka menyadari bahwa hal itu tidak akan mendapatkan reaksi yang berarti.
Ketika orang-orang terdekat mengabaikan kemenangan Anda, hal itu menciptakan keyakinan terselubung bahwa prestasi Anda tidak berguna.
Baca Juga: Orang yang Menghargai Harga Diri Biasanya Merahasiakan 7 Hal Ini dari Siapapun Menurut Psikologi
2. Mereka menjadi orang yang terlalu banyak berpikir
Ketika keluarga jarang memvalidasi diri Anda, maka Anda mulai meragukan segalanya.
Ketika Anda tidak pernah bisa memprediksi apakah Anda akan dihargai, diabaikan, atau dikritik, otak melatih diri untuk menganalisis skenario secara berlebihan dengan harapan Anda dapat menghindari kekecewaan.
3. Mereka terlalu memaksakan diri dalam sebuah hubungan
Jika Anda tumbuh dengan perasaan tidak dianggap, Anda mungkin akan melakukan lebih dari yang seharusnya untuk orang lain hanya untuk merasa dihargai.
Anda menjadi orang yang dapat diandalkan, penolong, dan selalu siap sedia, bahkan ketika itu menguras energi.
Ini adalah upaya untuk mendapatkan apresiasi dari orang-orang di luar keluarga Anda, dengan harapan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan keluarga Anda.
4. Mereka kesulitan menerima pujian
Ketika keluarga tidak menghargai usaha Anda, pujian dari orang lain terasa membingungkan atau bahkan tidak nyaman.
Anda mungkin mengabaikannya, membuat lelucon, atau berasumsi bahwa orang lain tidak bersungguh-sungguh.
Butuh beberapa waktu untuk menyadari bahwa mereka memang tidak terbiasa dihargai tanpa pamrih.
5. Mereka menjadi sangat mandiri
Merasa tidak dihargai dapat mendorong Anda untuk percaya bahwa Anda tidak seharusnya bergantung pada siapa pun dan hanya akan berujung pada kekecewaan.
Jadi Anda mulai melakukan semuanya sendiri, ini membuktikan jika Anda tidak membutuhkan dukungan.
6. Mereka menghindari konflik dengan segala cara
Ketika keluarga mengabaikan perasaan Anda, maka Anda akan segera menyadari bahwa berbicara tidak akan membantu.
Jadi, saat dewasa, Anda mungkin akan menghindari pertengkaran, menyembunyikan perasaan sebenarnya, atau menyetujui hal-hal tertentu hanya untuk menjaga perdamaian.
7. Mereka mengejar validasi eksternal
Ketika apresiasi langka di rumah, Anda mulai mencarinya di mana-mana. Di tempat kerja, pertemanan, hubungan romantis, media sosial, dan lainnya.
Anda mengejar persetujuan karena tidak pernah mendapatkan cukup persetujuan di tempat yang paling penting.