← Beranda
8 Kebiasaan Generasi Milenial yang Bikin Baby Boomer Geleng Kepala di Era Modern
Lania MonicaKamis, 15 Januari 2026 | 05.38 WIB
Ilustrasi kebiasaan generasi milenial yang bikin baby boomer geleng kepala (Geediting)

JawaPos.com - Perbedaan generasi bukan hanya soal usia, tetapi juga cara memandang hidup, bekerja, dan berinteraksi.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, jarak cara berpikir antara generasi milenial dan baby boomer semakin terasa.

Banyak orang tua yang lahir sebelum 1965 merasa heran melihat kebiasaan anak-anak mereka yang kini sudah dewasa.

Bukan karena salah, melainkan karena dunia yang mereka kenal dulu sangat berbeda dengan realitas saat ini.

Dikutip dari laman Global English Editing, Rabu (14/01), berikut delapan kebiasaan generasi milenial yang sering membuat generasi baby boomer hanya bisa menggelengkan kepala.

1. Memotret Setiap Makanan Sebelum Dimakan

Dulu, makan ya makan. Sekarang, hampir setiap hidangan harus diabadikan terlebih dahulu sebelum disantap. Dari sarapan sederhana sampai makan malam mewah, semuanya jadi konten media sosial.

Bagi generasi lama, ini terasa berlebihan. Namun bagi milenial, berbagi momen adalah bagian dari menikmati pengalaman.

2. Menghilang Tanpa Penjelasan (Ghosting)

Alih-alih mengatakan tidak tertarik atau ingin mengakhiri hubungan, banyak milenial memilih menghilang begitu saja. Praktik “ghosting” ini berlaku dalam hubungan asmara, pertemanan, bahkan dunia kerja.

Bagi baby boomer, ini terasa tidak sopan. Dulu, bahkan penolakan pun disampaikan dengan surat atau percakapan langsung.

3. Lebih Memilih Pengalaman daripada Barang

Milenial rela tinggal di apartemen kecil tapi menghabiskan uang untuk traveling, konser, dan festival. Mereka mengejar kenangan, bukan sekadar kepemilikan.

Sebaliknya, generasi sebelumnya lebih fokus pada rumah, kendaraan, dan aset nyata sebagai simbol kesuksesan.

4. Bekerja dari Kafe atau Tempat Umum

Bekerja tidak lagi harus di kantor. Banyak milenial merasa lebih produktif bekerja dari kafe dengan kopi dan laptop.

Bagi baby boomer, ini sulit dipahami karena bagi mereka, kerja harus dilakukan di meja kerja dengan suasana yang tenang.

5. Membagikan Segalanya di Media Sosial

Mulai dari perasaan, hubungan, hingga masalah pribadi, semua bisa jadi unggahan. Privasi yang dulu dijaga ketat kini terasa kabur.

Generasi lama terbiasa menyimpan urusan pribadi untuk keluarga dan sahabat dekat, bukan untuk konsumsi publik.

6. Sering Pindah Pekerjaan

Jika dulu bekerja puluhan tahun di satu perusahaan dianggap prestasi, kini berpindah kerja setiap dua atau tiga tahun dianggap wajar.

Bagi milenial, ini adalah cara meningkatkan keterampilan dan gaji. Bagi baby boomer, ini terasa seperti kurang setia.

7. Menghindari Panggilan Telepon

Telepon sering diabaikan, lalu dibalas dengan pesan teks: “Ada apa?” Padahal menelepon jauh lebih cepat.

Bagi generasi lama, ini membingungkan. Namun bagi milenial, teks terasa lebih nyaman dan tidak mengganggu.

8. Tinggal Bersama Orang Tua Hingga Dewasa

Dulu, tinggal dengan orang tua setelah lulus kuliah dianggap gagal mandiri. Kini, itu menjadi strategi keuangan agar bisa menabung untuk rumah atau melunasi utang.

Dengan harga properti dan biaya hidup yang tinggi, banyak milenial memilih langkah ini demi masa depan yang lebih stabil.

EDITOR: Hanny Suwindari