← Beranda
Menlu Araghchi: Serangan ke infrastruktur Iran akan dibalas dengan Kuat dan Tegas
AntaraKamis, 23 Juli 2026 | 21.08 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi. (Al-Jazeera)

 

 

JawaPos.com - Iran memperingatkan serangan apa pun terhadap infrastruktur di negaranya akan memicu aksi balasan yang "kuat dan tegas". Ihwal hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi.

Menurut Araghchi, negara-negara yang mendukung serangan semacam itu juga akan dianggap sebagai sasaran sah oleh Iran.

"Doktrin pertahanan kami jelas, mata ganti mata. Setiap agresi terhadap Iran, termasuk terhadap infrastruktur kami, akan memaksa kami untuk memberikan respons yang kuat dan tegas," kata Araghchi di platform X, dilansir dari Antara, Kamis (23/7).

Dia menambahkan siapa pun yang ikut andil dalam agresi semacam itu dan dalam bentuk dukungan apa pun juga akan dianggap sebagai sasaran sah Iran untuk dibalas.

Araghchi menyatakan hal itu beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan pihaknya akan menyerang infrastruktur Iran jika menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Trump mengatakan AS akan menyerang jembatan atau pembangkit listrik Iran sebagai balasan atas serangan rudal, drone, atau serangan lain yang dilancarkan terhadap kapal-kapal komersial di jalur perairan strategis tersebut.

Sebelumnya, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf memperingatkan bahwa tidak ada negara di kawasan tersebut yang akan mampu menjual minyak, jika Iran dicegah melakukannya.

Selat Hormuz pun tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang, tambah Qalibaf, dan keamanan bergantung pada kondisi ketiadaan pasukan AS di kawasan tersebut.

Baca Juga: Iran: AS Manfaatkan Isu Nuklir untuk Hancurkan Negaranya

Saling balas pernyataan antara pemimpin Iran dan AS itu mencerminkan peningkatan ketegangan seputar Selat Hormuz pasca-perang Iran dan AS, serta terkait sengketa yang terus berlanjut soal pengaturan navigasi dan keamanan di jalur perairan strategis tersebut.

 

EDITOR: Kuswandi