Informasi itu disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Kombes Rommy Sebastian. Dia mengungkapkan bahwa hasil visum menunjukkan ada beberapa luka pada jenazah korban. Diantaranya luka tembak yang masuk dari pipi sebelah kiri hingga menembus tengkorak korban. Luka itu menyebabkan korban kehilangan nyawa.
”Ditemukan luka terbuka pada pipi kiri yang sesuai dengan karakteristik luka tembak masuk tempel (contact gunshot wound), yaitu posisi moncong senjata berada tegak lurus dan menempel pada permukaan kulit,” kata Kombes Rommy dalam keterangan resmi pada Sabtu (4/7).
Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn 4 Juli 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Dari hasil visum itu pula diketahui bahwa pelur masuk lewat pipi kiri, kemudian menembus kepala, hingga keluar di sekitar telinga kanan. Karena itu terjadi patah tulang maksila atau tulang pipi kanan. Merujuk hasil pemeriksaan radiologi yang dilakukan oleh petugas medis di Timika, patah tulang juga terjadi pada dasar tengkorak.
”Dari hasil tersebut diketahui bahwa lintasan peluru masuk dan keluar serta menyebabkan kerusakan berat pada dasar tengkorak. Cedera inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan sangat cepat atau sudden death,” jelasnya.
Selain luka tembak, Rommy menyampaikan bahwa pihaknya juga mendapati luka lain seperti luka terbuka pada bagian kepala, dahi, pipi kiri, telinga kanan, dan patah tulang rahang bawah sebelah kanan. Menurut dia, luka-luka itu disebabkan hantaman benda tumpul. Namun, luka paling fatal disebabkan tembakan yang menembus kepala.
Dalam keterangan yang sama, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pilot PT AMA Air tersebut. Menurut dia, korban meninggal dunia saat melayani penerbangan sipil untuk misi kemanusiaan dan keagamaan di wilayah pedalaman Papua.
”Atas nama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, pihak PT AMA, serta seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa ini,” kata dia.
Sebagaimana telah dijelaskan oleh Rommy, Kombes Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan visum terhadap jenazah korban untuk mengetahui secara ilmiah penyebab kematian korban. Data dan informasi dari hasil visum itu akan digunakan oleh polisi untuk mengungkap kasus tersebut secara terang-benderang.
”Perlu kami sampaikan bahwa tadi pagi jenazah korban telah berhasil dievakuasi oleh jajaran TNI. Selanjutnya, pada malam hari ini kami melaksanakan salah satu rangkaian proses penegakan hukum, yaitu pemeriksaan visum terhadap jenazah,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Koops TNI Habema memastikan sudah berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat milik PT AMA Air pada Jumat pagi (3/7). Korban atas nama Nicholas F. Gosselin itu dievakuasi dari Kampung Balinggama, Distrik Soboham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan bahwa evakuasi jenazah korban dilakukan melalui operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis. Sebelum mengevakuasi jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu, para prajurit TNI lebih dulu merebut Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama dari OPM.
”Melalui melalui operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media.
Operasi tersebut dilaksanakan oleh 10 orang prajurit dari Koops TNI Habema. Mereka bergerak dengan dukungan 2 unit Helikopter Caracal dan bergerak sangat cepat, terukur, dan terkoordinasi. Langkah-langkah taktis tersebut diambil karena medan berada di area pegunungan.
Baca Juga: Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal Jumpa Spanyol, Argentina Tantang Mesir
Selain evakuasi jenazah korban, Koop TNI Habema juga melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap terduga pelaku penembakan dan pembakaran pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY tersebut. Namun fokus utama tetap pada evakuasi jenazah korban.
”Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku,” imbuhnya.