← Beranda
OTT Bupati Muara Enim, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah
Muhammad RidwanSelasa, 9 Juni 2026 | 04.35 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang turut mengamankan Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Edison, pada Senin (8/6).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa uang tersebut menjadi salah satu barang bukti yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Untuk barang bukti sejauh ini terinformasi ada uang tunai sendiri ratusan juta Rupiah,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6).

Budi menjelaskan, Edison ditangkap tim penyidik KPK di wilayah Sumatera Selatan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel. Penyidik KPK dijadwalkan membawa Edison ke Jakarta pada Selasa (9/6) besok.

Baca Juga: Sony Sanjaya "Bernyanyi", Serahkan 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi Anggaran MBG ke Kejagung

“Rencana baru besok, jadi yang pasti malam ini, sampai dengan saat ini belum ada rencana membawa bupati ke Kedung KPK Merah Putih,” ujarnya.

KPK menduga operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dari pihak swasta dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Menurut Budi, dugaan praktik rasuah itu berkaitan erat dengan sejumlah pengadaan proyek yang berjalan di Pemkab Muara Enim.

“Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara di wilayah Kabupaten Muara Enim dari pihak swasta, berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim,” tegasnya.

Hingga kini, KPK masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Lembaga antirasuah juga belum membeberkan secara rinci jumlah pihak yang terjaring maupun konstruksi perkara yang sedang didalami.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum mengumumkan hasil resmi dari operasi tangkap tangan tersebut.

EDITOR: Sabik Aji Taufan