JawaPos.com - Kericuhan atas unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja makin memuncak. Pos polisi di persimpangan Harmoni, Jakarta Pusat dibakar massa.
Pembakaran itu terjadi sekitar pukul 17.30. Demonstran dipukul mundur oleh aparat kepolisian dengan melepaskan tembakan gas air mata.
Pantauan JawaPos.com, polisi terus melakukan penjagaan ketat di sekitar kawasan Harmoni. Sebab, tidak jauh dari persimpangan merupakan kawasan kompleks Istana Negara.
Kobaran api dan kepulan asap hitam di pos polisi persimpangan Harmoni.
Baca juga: Demonstran Jadi Sasaran Kekerasan Oknum Polisi, Hinca Ancam Kapolri
Sementara itu, orator pengunjuk rasa meminta aparat kepolisian menghentikan tembakan gas air mata yang menghujani mereka.
"Lailhailallah, lailahaillah-lailahaillah. Jangan mundur-jangan mundur. Ya Allah tolong bapak polisi hentikan, tolong bapak polisi hentikan (tembak gas air mata)," seru seorang orator dari atas mobil orasi.
"Di mana letak kemanusiaan Bapak polisi," imbuhnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JWeIOXugyXk&ab_channel=jawapostvofficial