← Beranda
Kodim Jayawijaya Turunkan Personel Bantu Redakan Konflik Antarwarga
Latu Ratri Mubyarsah• Kamis, 20 Agustus 2020 | 18.43 WIB
Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen saat bertemu masyarakat yang membawa jenazah korban pembunuhan. Masyarakat hendak melakukan pembalasan namun dihalau polisi. Marius Frisson Yewun/Antara
JawaPos.com–Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto menurunkan satu peleton membantu kepolisian dalam pengamanan dan mediasi untuk menghentikan konflik antara warga Distrik Palebaga dan Hubikosi.

Letkol Inf Candra Dianto seperti dilansir dari Antara di Wamena mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian hingga konflik antarwarga Distrik Pelebaga dan Hubikosi reda.

”Upaya perdamaian masih berlangsung, kami bersama polres tetap akan melakukan pengawalan kasus konflik sosial perang suku ini hingga tuntas,” kata Candra Dianto pada Kamis (20/8).

Dandim mengatakan, pihaknya hanya membantu, sementara terkait proses hukum bagi pelaku awal yang menyebabkan munculnya peristiwa, itu merupakan kewenangan kepolisian. ”Nanti pihak Polres Jayawijaya yang akan melakukan proses hukum lebih lanjut kepada para pelaku,” ujar Candra Dianto.

Menurut dia, situasi masih terkendali namun personel TNI dan kepolisian tetap siaga untuk mengantisipasi hal-hal yang lebih berdampak lagi.

Perang antarwarga itu berawal dari temuan mayat di Distrik Hubikosy pada 25 Juli. Hal itu diduga kemudian memicu oknum masyarakat Pelebaga melakukan pembunuhan terhadap Ismail Elopere, Kepala Kampung Meagama, Distrik Hubikosy pada Selasa (18/8) pagi. Pada sore harinya, terjadi lagi pembunuhan terhadap Yairus Elopere yang merupakan warga Distrik Pelebaga. Pembunuhan itu terjadi di pusat Kota Kabupaten Jayawijaya, tepatnya di Jalan Safri Darwin.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=a_Ip7lJH1OQ
EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah