← Beranda
4.051 Petugas Siaga di Bundaran HI, Jakarta Antisipasi 50 Ribu Buruh Hari Ini
Ryandi Zahdomo• Kamis, 24 September 2026 | 18.29 WIB
ILUSTRASI: Barisan polisi berjaga saat demo aksi mahasiswa di Jalan Sudirman saat ingin menuju Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebanyak 4.051 personel gabungan disiagakan khusus di kawasan Bundaran HI untuk mengawal aksi unjuk rasa besar-besaran yang melibatkan hampir 50 ribu buruh pada Kamis (24/9).

Pengamanan ketat ini merupakan bagian dari langkah antisipasi Polda Metro Jaya guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib sekaligus menjaga kelancaran aktivitas warga Jakarta.

Polda Metro Jaya mencatat terdapat 99 agenda kegiatan di wilayah hukumnya dan kawasan penyangga pada hari ini.

Baca Juga: OpenAI Gandeng 9 Ahli Matematika Pantau Proyek AI Terbarunya

Jumlah tersebut mencakup 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta 26 agenda kegiatan masyarakat lainnya.

Untuk mengamankan seluruh rangkaian acara, sebanyak 26.386 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, hingga Pamdal Gedung DPR/MPR RI dikerahkan secara komprehensif di titik-titik strategis.

Kawasan Bundaran HI menjadi salah satu fokus pengamanan terbesar dengan pengerahan 4.051 personel.

Sementara itu, area Monas dijaga oleh 4.020 personel dan kompleks DPR/MPR RI diperkuat oleh 3.663 personel.

Sejumlah titik lain seperti area penyekatan, jalur lalu lintas, hingga tim patroli wilayah juga mendapat pengawalan ketat guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan ketertiban.

Baca Juga: Keita Kosugi Sumbangkan Gol, Timnas Jepang Fokus Tatap Perempat Final Asian Games 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa petugas di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama mengawal aksi.

"Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ujar Kombes Budi, Kamis (24/9).

Pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Masyarakat yang tidak memiliki urusan mendesak di pusat kota diimbau memilih jalur alternatif dan memantau pembaruan situasi melalui akun media sosial TMC Polda Metro Jaya.

50 Ribu Buruh Bergerak dari Semanggi Menuju UOB

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) ini mengusung misi pengawalan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan. Massa buruh berasal dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Bekasi.

Baca Juga: Bayi 10 Bulan hingga Relawan SPPG Ikut Keracunan MBG di Batang, Korban Tembus 300

Presiden Konfirmasif Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea senelumnya menegaskan, aksi buruh ini murni memperjuangkan aspirasi dan bebas dari kepentingan politik.

"Titik kumpul awalnya dari Semanggi dan kami akan menunggu delegasi di depan UOB," jelas Andi Gani.

Selama aksi, perwakilan pimpinan konfederasi buruh dijadwalkan menemui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha guna menyerahkan petisi aspirasi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Persija Jakarta Rasa Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Siap Bikin Bangga The Jakmania

Terdapat 11 tuntutan utama yang diperjuangkan dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, di antaranya mencakup isu pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, jaminan pesangon, cuti haid, hingga sistem pemagangan.

EDITOR: Bintang Pradewo