← Beranda
ISPA di DKI Jakarta Naik 15,7%, Kadinkes Sebut Influenza A Bukan Penyebab Tunggal
Ryandi ZahdomoSelasa, 22 September 2026 | 23.20 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Istimewa)

JawaPos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Berdasarkan data puskesmas yang ada di wilayah ibu kota Indonesia itu kenaikan ISPA mencapai sebesar 15,7 persen

 

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang. Sebab kenaikan ini masih sesuai dengan pola musiman dan tidak seluruhnya dipicu oleh Influenza A.

 

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan lonjakan angka ISPA tidak bisa langsung disimpulkan sebagai dampak dari menyebarnya varian Influenza A. "Peningkatan kasus ISPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor risiko dan kuman," ujarnya pada Selasa (22/9).

 

Kondisi Rumah Sakit Masih Terkendali

 

Terkait dengan kapasitas pelayanan kesehatan, Dinkes DKI menegaskan situasi di lapangan sejauh ini masih relatif stabil. Data pemantauan fasilitas kesehatan belum menunjukkan adanya kenaikan yang ekstrem.

 

"Dari data kunjungan RS melalui SIRS Online belum dapat dikatakan terjadi lonjakan yang signifikan," kata Ani.

 

Menghadapi kenaikan tren musiman ini, Dinkes DKI Jakarta meminta warga untuk tidak panik dan tetap menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan masker sangat disarankan bagi masyarakat yang sedang tidak fit atau berada di kerumunan.

 

Selain itu, kebiasaan mencuci tangan memakai sabun, menerapkan etika batuk yang benar, serta menjaga imunitas tubuh melalui asupan gizi seimbang, konsumsi air yang cukup, dan istirahat teratur menjadi kunci utama penangkalan infeksi.

 

"Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak panik, dan tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai, menerapkan etika batuk, serta menjaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi seimbang, cukup minum, dan cukup istirahat," jelasnya.

 

EDITOR: Diar Candra