← Beranda
Abu Vulkanik Ancam Pengendara, Ribuan Masker Dibagikan untuk Mitra Ojol di Jalan
Rian AlfiantoKamis, 17 September 2026 | 04.43 WIB
Satpol PP Jakpus bagikan 4.000 masker di 44 kelurahan untuk antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik hingga wilayah Jabodetabek memicu langkah perlindungan bagi pengendara yang tetap bekerja di jalan. 

Ribuan masker dibagikan kepada mitra pengemudi, disertai edukasi keselamatan untuk mengurangi risiko paparan abu dan menjaga layanan mobilitas tetap berjalan.

Langkah tersebut difokuskan pada mitra pengemudi roda dua, roda empat, hingga mitra merchant yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Bukan Harga Kedelai, Ini yang Paling Dikhawatirkan Pengrajin Tahu dan Tempe

Distribusi masker dilakukan di sejumlah titik dengan mobilitas tinggi, seperti Stasiun Tanah Abang, MRT Fatmawati, MRT Lebak Bulus, dan Stasiun Tangerang.

Menurut Country Marketing & Communications Head Grab Indonesia Melinda Savitri, kondisi kualitas udara yang berubah cepat membuat perlindungan bagi mitra menjadi prioritas.

“Dalam situasi yang dapat berubah dengan cepat, banyak masyarakat tetap perlu menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk Mitra Pengemudi yang melayani kebutuhan mobilitas dan pengantaran,” ujar Melinda.

Baca Juga: Program Pesantren Nyaman Belajar Sedot Rp 17,5 Miliar, Menag Sebut 12 Juta Santri Adalah Anak Bangsa

Dia menambahkan dukungan tidak hanya berupa pembagian masker, tetapi juga edukasi keselamatan melalui aplikasi serta kemudahan masyarakat memperoleh masker dan vitamin lewat layanan pengiriman instan.

Selain membagikan alat pelindung diri, pengemudi juga diimbau menerapkan sejumlah langkah keselamatan, antara lain menggunakan masker KN95 dan kacamata pelindung, memakai pakaian tertutup.

Segera membersihkan diri setelah bekerja serta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman karena abu dapat membuat jalan licin.

Khusus pengendara motor, disarankan menggunakan helm full-face dengan visor tertutup serta menghindari marka jalan yang tertutup abu.

Sementara pengemudi mobil diminta mengaktifkan sirkulasi udara dalam kabin, menggunakan lampu dekat atau fog lamp, dan menjaga jarak hingga empat kali lebih jauh dibanding kondisi normal.

Permintaan masker melonjak 24 kali lipat

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap perlengkapan kesehatan ikut meningkat tajam.

Baca Juga: Komisi IV DPR Apresiasi Manggala Agni Tangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera

Data internal Grab mencatat permintaan masker melalui GrabMart melonjak 24 kali lipat selama 5–8 September 2026, terutama di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung.

Lonjakan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat melindungi diri dari dampak abu vulkanik.

Sekaligus kecenderungan memanfaatkan layanan digital untuk memperoleh masker dan vitamin tanpa harus bepergian.

Baca Juga: Hidupkan Kembali TPHP Cengkareng, Dinas KPKP Siap Sulap Jadi Destinasi Wisata Edukasi

“Kami akan terus berkoordinasi dengan para Mitra Merchant untuk membantu menjaga ketersediaan produk kesehatan yang dibutuhkan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk saling menjaga dan berharap kondisi ini dapat segera membaik,” ungkap Melinda.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah