← Beranda
Belum Ada Tersangka, Pengemudi BYD M6 yang Sebabkan Kecelakaan Maut di Jakbar Masih Dirawat Intesif
Ryandi ZahdomoSelasa, 8 September 2026 | 19.27 WIB
Kecelakaan beruntun melibatkan BYD dan 4 kendaraan di Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (5/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang melibatkan mobil listrik BYD di Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9) lalu.

Pasalanya, seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengemudi, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit hingga Selasa (8/9).

Diketahui, insiden tabrakan beruntun tersebut mengakibatkan tiga orang dalam satu keluarga tewas dan empat orang lainnya luka-luka.

Baca Juga: Puan Minta Aparat Selidiki Bekas Karhutla yang Langsung Ditanami Sawit

Kasat Lantas Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menegaskan bahwa proses hukum belum bisa melangkah ke tahap pemeriksaan intensif lantaran kondisi para korban dan pengemudi yang masih dalam perawatan medis.

"Ya sabar dulu. Masih proses, semua pihak yang terlibat laka masih dirawat di RS. Jadi belum bisa diperiksa secara intensif," ujar Kompol Reza saat dikonfirmasi Selasa (8/9).

Kronologi Maut di Turunan Jembatan Kembang Kerep

Sebelumnya diberitakan, tragedi berdarah ini berlangsung pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 15.30 WIB di turunan Jembatan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat. 

Mobil listrik BYD bernomor polisi B-2703-BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara sebelum akhirnya hilang kendali di jalan menurun.

Asep, seorang saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa benturan keras terjadi dalam waktu singkat. Mobil listrik tersebut melaju tak terkendali dan melibas barisan kendaraan di depannya secara beruntun.

Baca Juga: Brand Fashion Lokal Bidik 100 Store pada 2029, Ekspansi Nasional Berlanjut dari Bandung

"Mobil listrik yang paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun lalu oleng ke kanan dan menabrak tiang listrik," tutur Asep. 

Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B-4915-BCD yang membawa tiga korban tewas sebenarnya sedang berada di pinggir jalan. Namun, imbas dorongan beruntun antar-mobil membuat kendaraan hilang kendali dan menyambar mereka.

"Korban naik motor bertiga, diduga sekeluarga suami, istri, dan anak balitanya. Posisi mereka di pinggir lalu kesamber. Anak kecilnya terlepas dari motor dan masuk ke kolong ban mobil paling depan," lanjut Asep.

Urutan Benturan Lima Kendaraan

Secara terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, membeberkan urutan benturan yang melibatkan minibus BYD, Toyota Kijang Innova, Toyota Fortuner, Honda Vario, dan Honda Revo tersebut.

Kecelakaan dipicu saat mobil BYD yang dikemudikan Karsono menabrak bodi belakang Toyota Kijang Innova B-1277-UIH yang dikendarai Hadi Wibawa.

Baca Juga: Bareng Thailand! Timnas Indonesia U-20 Masuk Pot 3 Undian Piala Asia U-20 2027

"Sesampainya di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, mobil tersebut menabrak bagian belakang Kijang Innova B 1277 UIH yang dikemudikan Hadi Wibawa," kata AKP Joko.

Dorongan keras dari belakang membuat Kijang Innova terdorong ke depan dan menghantam bagian belakang Toyota Fortuner L-1021-BAD. Kerasnya hantaman memaksa Toyota Fortuner oleng ke sisi kanan hingga bodi samping kirinya menyambar sepeda motor Honda Vario yang berada tepat di sebelahnya.

Daftar Korban Meninggal dan Luka Perawatan

Baca Juga: 10 Peringkat Pemain Terbaik dalam Sejarah Liga Champions

Insiden tragis ini merenggut tiga nyawa dari satu keluarga yang menunggangi sepeda motor Honda Vario:

- Yeni Sumarti: Meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

- Zeline Zakeisha (7): Meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

- Andi Prasetyo (Pengendara): Sempat dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot akibat luka berat di kepala, namun dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan medis.

Jenazah Yeni dan Zeline langsung dievakuasi petugas ke RSUD Kabupaten Tangerang seusai kejadian.

Sementara itu, empat orang lainnya menderita luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit terpisah:

Baca Juga: Dijuluki Magnet Kekayaan, 7 Shio Ini Konon Mudah Menarik Peluang Besar

- Karsono (Pengemudi BYD): Mengalami luka di dada sebelah kanan, dirawat di RSUD Cengkareng.

- Drg. Seruniwati Suganda (Penumpang BYD): Mengalami luka di bagian kepala, dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

- Drg. Handoko Argawa (Penumpang BYD): Mengalami luka di bagian kepala, dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

- Yessy Lestiany (Penumpang Kijang Innova): Mengalami luka pada leher, dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

Penyelidikan Resmi Masih Berjalan

Baca Juga: Tak Mudah Terpuruk, 4 Zodiak Ini Pandai Mengubah Masalah Menjadi Pelajaran

Seluruh bangkai kendaraan, termasuk minibus BYD dan Honda Vario yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan, telah berhasil dievakuasi oleh petugas sebelum waktu Magrib pada hari kejadian.

Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Barat menegaskan bahwa penyelidikan guna menguak penyebab pasti kecelakaan masih terus berjalan.

EDITOR: Bintang Pradewo