← Beranda
Polisi Cegat 4 Bus Massa AMPB Asal Pati yang Hendak Bertolak ke DPR Jakarta
Ryandi ZahdomoKamis, 27 Agustus 2026 | 00.16 WIB
Kondisi kaca mobil bus Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Langkah massa susulan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk menyuarakan aspirasi ke Jakarta mendadak tertahan. Sebanyak empat bus berpenumpang sekitar 200 warga dicegat oleh aparat kepolisian sesaat setelah keluar dari wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (26/8) siang.

Penyekatan ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, ketika rombongan baru memulai perjalanan menuju akses jalan tol. Koordinator AMPB, Teguh Istianto, mengonfirmasi kejadian tersebut setelah menerima laporan langsung serta rekaman video dari lapangan.

"Ada info baru dari Pati, bus disekat di Pati, masih di Pati oleh kepolisian dan tidak boleh ke Jakarta," ujar Teguh di depan DPR RI, Rabu (26/8).

Menurut Teguh, kedatangan ratusan warga Pati ke ibu kota bertujuan murni untuk merespons pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani. Sebelumnya, pimpinan DPR tersebut menyatakan terbuka terhadap masukan publik terkait pembahasan RUU Perampasan Aset Koruptor.

Baca Juga: Iran Peringatkan Perang dengan AS bisa Meluas di Seluruh Kawasan Timur Tengah

Teguh menyayangkan tindakan penghentian armada tersebut, padahal massa dari daerah membawa niat damai tanpa ada dorongan untuk memicu kerusuhan.

"Kami cuma mau menghadiri apa yang diinginkan Puan. Puan kan bilang pengesahan perampasan aset menunggu masukan masyarakat. Kami warga Pati ingin memberikan masukan, tetapi kenapa justru disekat?," tegas Teguh.

Dugaan Ketakutan Lembaga Legislatif

Teguh menilai aksi penyekatan di lapangan ini sebagai cerminan kekhawatiran pihak legislatif terhadap gelombang desakan publik yang menuntut pemiskinan para koruptor.

Ia turut meluapkan kekecewaannya atas tindakan aparat yang menghalangi warga dalam menyampaikan hak berpendapat di muka umum.

"Ini jelas, Dewan Perwakilan Rakyat kita takut kepada rakyat ketika rakyat bersatu mendesak RUU Perampasan Aset agar koruptor dimiskinkan," kata Teguh.

Bus Sudah Kembali Menuju Jakarta

Koordinator AMPB lainnya, Supriyono alias Botok menuturkan, saat ini massa dari bus tersebut telah kembali diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan. Diperkirakan rombongan akan tiba pada Kamis (27/8) pukul 04.00 WIB.

"Dicegat oleh pihak kepolisian, terus tadi kita koordinasi, akhirnya teman-teman sekarang sudah mulai jalan lagi, sudah aman," katanya. 

Baca Juga: Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Ini Pernah Uji Coba Pemadaman Api dengan Tepung Jagung

Terkait adanya isu massa aksi dari daerah lain, Botok mengaku belum mendapatkan informasi perihal tersebut. Namun, ia mengaku telah menjalin koordinasi dengan sejumlah kelompok ormas lainnya.

"Kalau saya malah kurang tahu ya terkait kalau ada ratusan bus dari berbagai daerah. Tapi kalau koordinasi dengan teman-teman di Banten, ada kelompok dari Betawi, dari Pekalongan, sudah ada dengan koordinasi dengan kita," terangnya. 

AMPB memastikan agenda unjuk rasa di Jakarta akan tetap berlangsung sesuai jadwal pada Kamis (27/8).

EDITOR: Sabik Aji Taufan