JawaPos.com - Masyarakat Kabupaten Bogor, Jawa Barat dihebohkan dengan kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah mereka pada Kamis (20/8).
Mengutip Radar Bogor (Jawa Pos Grup), beredar informasi yang menyebutkan bahwa sejumlah pejabat Pemkab Bogor dari berbagai unsur, mulai dari dinas hingga badan, diduga diamankan dalam OTT tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi terkait kabar tersebut.
Menurut Bambang, isu mengenai dugaan OTT KPK memang telah beredar di masyarakat.
Baca Juga: Beredar Isu OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Tidak Benar
Namun, hingga sore ini informasi itu belum mendapatkan konfirmasi dari pihak yang berwenang.
"Isu beredar seperti itu, tapi belum ada info apapun dari lembaga resmi," kata Bambang saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (20/8).
KPK Klarifikasi Kegiatan di Kabupaten Bogor
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengklarifikasi terkait kabar OTT di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (20/8). Ia menyatakan tidak ada operasi senyap di Kabupaten Bogor.
"Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat, terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar," ucap Budi.
Ia mengatakan bahwa KPK tengah melakukan kegiatan lain di wilayah Kabupaten Bogor. Namun, Budi tidak menjelaskan secara rinci kegiatan tersebut.
Baca Juga: KPK Respons 'Nyanyian' Yaqut, Tegaskan Kuota Haji Tambahan Milik Negara Bukan Keuntungan Sah PIHK
"Adapun kegiatan lain oleh KPK di wilayah tersebut, benar ada, namun untuk saat ini secara detail kami belum dapat sampaikan," tegasnya.
Budi memastikan akan memberikan keterangan terkait perkembangan informasi lebih lanjut terkait kegiatan dimaksud.
"Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan," pungkasnya.