← Beranda
Penertiban Truk Tambang Parung Panjang Hanya Bertahan 1 Hari, Netizen Sentil Keras Rudy Susmanto
Abdul RahmanMinggu, 16 Agustus 2026 | 19.47 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto temui para pendemo soal tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang. (TikTok: bogoristimewa)

 

JawaPos.com - Aktivitas pertambangan di tiga kecamatan yaitu Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin, Kabupaten Bogor, ditutup sementara karena pelanggaran yang dilakukan perusahaan-perusahan pertambangan dan dampaknya sangat merugikan warga.

Parahnya, meski perusahaan tambang resmi ditutup sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, nyatanya truk tambang masih banyak melintas di jalan provinsi Parung Panjang dan Legok, Tangerang.

Aksi blokade jalan dengan melakukan bakar ban dan membuat tumpukan batu di jalan utama Parung Panjang sempat dilakukan warga Jagabaya, Parung Panjang, pada Rabu, 12 Agustus 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. 

Dalam pertemuan warga dengan pihak kecamatan dan perwakilan petugas kepolisian dari Polsek Parung Panjang, disepakati akan mengatasi jalan yang menimbulkan debu dan truk tambang nakal bakal ditertibkan.

Baca Juga: Truk Tambang Parung Panjang Berulah Lagi, Anak ABG Jadi Korban

Petugas Dishub Kabupaten Bogor memang benar bekerja memutar-balikkan truk tambang pelanggar aturan untuk tujuan melindungi warga dan memastikan aturan dapat ditegakkan dengan baik dan benar. Sayangnya penertiban itu hanya berlangsung satu hari.

Dua hari setelahnya atau pada Jumat (14/8), truk tambang kembali berulah tidak ada ketakutan melanggar aturan lagi, hingga melahirkan kecelakaan dengan korban seorang perempuan. Kecelakaan tersebut terjadi di Kampung Tonjong, Desa Lumpang, Parung Panjang. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB, tepatnya di depan Gerbang Metro 2.

Akun Instagram Parungpanjang.viral memberikan sentilan keras terhadap aksi penertiban truk tambang di Parung Panjang yang hanya bertahan satu hari. Akun tersebut menyoroti kehebohan pendokumentasian aksi yang dilakukan warga Jagabaya, Parung Panjang, dan dipublikasikan di media sosial dengan cukup masif, termasuk di akun lapor_pakbupati.  

"Jujur keren banget sih. Kayak syuting di film film, drone terbang, pakai kamera profesional, kontennya sinematik, estetik, penindakannya. Eh, ternyata cuma bertahan semalam," tulis akun Instagram tersebut.

Pada kolom komentar, netizen memberikan sentilan keras terhadap Bupati Bogor Rudy Susmanto yang dinilai tidak serius melakukan penertiban terhadap truk-truk tambang yang jelas-jelas melanggar aturan.

"Nih orangnya yang kalah sama truk tambang @rudysusmanto," komentar salah satu netizen.

"Mampus. Malu sih gua jadi @rudysusmanto," timpal yang lainnya.

"Ini lagi menampar Pak Bupati rudysusmanto ya? Manis dan jleb banget."

Netizen lainnya menduga, ketidaktegasan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam menegakkan aturan pasti ada "sesuatu" di baliknya.

"@rudysusmanto Sudah cair nih dari tambang," komentar salah satu netizen.

Baca Juga: Dihadiri Forkopimcam, Ini 2 Kesepakatan Masalah Debu dan Truk Tambang di Parung Panjang

"Sudah nggak aneh min sama dishubnya. Sekali bikin video, terus dokumentasi, besoknya (dibiarkan truk tambang). BTW, duit setoran aman kah."

"Sudah kuduga. Pencitraan atau sudah dapat amplop langsung pulang wkwkw."

EDITOR: Abdul Rahman