← Beranda
Kebakaran Kramatjati: Api Padam Total, Penyidik Dikerahkan ke Lokasi
Ryandi ZahdomoSenin, 3 Agustus 2026 | 20.53 WIB
Ilustrasi kebakaran. (Antara)

JawaPos.com - Kebakaran tumpukan sampah di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, dipastikan telah padam total pada Senin (3/8) pagi. Meski situasi sudah kondusif, duka menyelimuti penanganan insiden ini setelah seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan gugur saat bertugas.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengonfirmasi bahwa kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah aman dari potensi perambatan api.

"Tidak (ada penyalaan). Alhamdulillah aman. Mudah-mudahan tidak ada perambatan," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Senin (3/8).

Baca Juga: Buntut Temuan Uang Rp 4 Miliar, KPK Periksa Kadir PUPR Bengkulu Noprisman

Kendati api utama dan sisa bara telah dipadamkan sepenuhnya, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta tidak langsung menarik seluruh pasukan. Sejumlah personel tetap disiagakan di area bekas kebakaran untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bayu menegaskan, pengerahan petugas di lapangan dilakukan untuk menjaga area yang sebelumnya sempat memicu kepulan asap pekat akibat bakaran di lapisan bawah material sampah.

"Ada (personel). Masih dijaga," tutur Bayu.

Dugaan Penyebab dan Kendala Lapangan

Peristiwa kebakaran yang melahap lahan pembuangan sampah ilegal di Jalan Penggilingan Baru ini mulanya terjadi pada Sabtu (1/8). Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh anak-anak yang bermain api di area pinggiran lahan.

Proses pemadaman sempat memakan waktu cukup lama karena material yang terbakar berada di lapisan dalam. Meskipun permukaan luar terlihat padam, bara api merambat hingga kedalaman satu sampai dua meter di bawah tumpukan puing dan sampah.

Petugas bahkan harus mengerahkan alat berat ekskavator untuk membongkar tumpukan material agar semprotan air bisa menjangkau titik bara terdalam.

Gugurnya Kepala Regu Sektor Cipayung

Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi institusi pemadam kebakaran. Seorang petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Andriyono, meninggal dunia saat membantu operasi pemadaman di lapangan.

Kepala Regu Kelompok C Sektor Cipayung tersebut mendadak mengeluhkan nyeri dada ketika sedang menyambungkan selang air untuk mencari sumber pasokan.

"Dalam pelaksanaan operasi tersebut, almarhum bertugas mencari sumber air sebagai bagian dari dukungan operasi dan tidak berada pada posisi penyerangan atau pemadaman api secara langsung," jelas Bayu Megantara.

Almarhum sempat mendapatkan penanganan medis awal di lokasi sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Namun, upaya resusitasi jantung paru (RJP) oleh tim medis tidak dapat menyelamatkan nyawanya. Andriyono dinyatakan wafat pada Sabtu (1/8/2026) pukul 13.30 WIB akibat riwayat penyakit jantung.

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam dan berjanji akan memenuhi seluruh hak-hak almarhum beserta keluarganya sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembersihan Lahan dan Sanksi Pembuang Sampah Liar

Seiring dengan padamnya api, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mulai menerjunkan tim untuk mengangkut sisa sampah di area yang telah dinyatakan aman.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa lahan yang terbakar tersebut bukanlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi, melainkan lokasi pembuangan sampah liar.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, Pemprov DKI bakal mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang membuang sampah secara ilegal di lokasi tersebut.

"Per Senin besok (hari ini, RED), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP akan melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi kebakaran tersebut. Pihak yang melakukan pembuangan sampah secara ilegal akan mendapat sanksi tegas," tegas Marulina.

Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 mengenai gerakan pilah, angkut, olah, dan manfaatkan sampah, serta memanfaatkan fasilitas resmi seperti TPS 3R.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah