JawaPos.com - Terkuak sudah motif pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) yang bikin gempar warga Jakarta.
Dalam pemeriksaan usai ditangkap, pelaku berinisial MY mengaku hanya iseng saat mengirim ancaman bom tersebut.
Pengakuan itu dia sampaikan usai diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polres Metro Jaksel untuk menjalani pemeriksaan.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengungkap hal itu kepada awak media pada Senin (13/7).
Baca Juga: Penyisiran Tuntas usai Teror Bom, Polisi Pastikan SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Aman
Dia menyatakan bahwa pelaku berinisial MY tidak memiliki motif lain saat mengirim pesan bernada teror kepada guru dan petugas tata usaha di sekolah tersebut.
Meski begitu, polisi tidak serta merta menerima penjelasan sepihak dari MY dalam pemeriksaan.
Penyidik dari Polda Metro Jaya maupun Polres Metro Jaksel tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab terganggunya aktivitas belajar mengajar di hari pertama sekolah setelah libur panjang tersebut.
”Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja,” kata Kombes Iman.
Agar dapat mencari tahu lebih jauh, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Motif Masih Didalami
Mereka ingin menggali lebih dalam latar belakang MY sekaligus untuk memastikan tidak ada kaitan antara pelaku dengan jejaring teroris.
”Sedang kami dalami terus dari penyidik berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror,” imbuhnya.
Area Sekolah Dipastikan Steril, Tak Ada Bom
Selain itu, Tim Gegana Brimob bersama Densus 88 Antiteror Polri sudah menyisir seluruh area sekolah dan tidak menemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan. Fakta itu tidak sesuai dengan ancaman yang dikirimkan oleh pelaku pagi tadi.
Di mana salah seorang guru dan petugas tata usaha mendapat pesan teror bom pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD tersebut.
Berdasar dokumentasi yang diterima oleh awak media, tertulis pesan bahwa bom sudah ditempatkan di 11 titik sekolah.
Baca Juga: Peneror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Sekitar
“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” bunyi pesan bernada teror itu.
Polisi langsung menindaklanjuti pesan teror tersebut. Selain memulangkan siswa dan guru untuk mengosongkan sekolah, aparat juga menyisir seluruh area sekolah dan melakukan olah TKP.
Polisi juga mencari tahu pengirim pesan tersebut dan mendapati bahwa pelaku adalah warga sekitar sekolah.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaku beraksi seorang diri.
Dia diamankan tidak lama setelah menebar teror. Saat ini, pelaku dibawa oleh polisi ke Polres Metro Jaksel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Usai Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Disdik Pastikan Siswa Tetap Masuk Besok
”Kegiatan teror yang terjadi di wilayah Srengseng, Jakarta Selatan, untuk pelaku satu orang inisial MY. Beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah itu, sudah diamankan saat ini ada di Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Budi kepada awak media.