← Beranda
Viral 3 Foto Pocong Teror Warga Depok, Cek Mana yang Asli dan Palsu: Ternyata Bawa Celurit, Ini Kronologinya Lengkapnya
Ryandi ZahdomoMinggu, 31 Mei 2026 | 03.55 WIB
Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)
JawaPos.com - Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. 
Nabila, seorang warga Jalan Al Ikhlas, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mengaku melihat dan menjadi korban aksi teror pocong bersenjata tajam tersebut. 

Di lokasi ini, terdapat tiga foto pocong yang viral di media sosial. Foto pertama, ialah foto pocong yang tengah jalan di jalan. Kedua, ialah foto pocong duduk di teras rumah warga. Dan terakhir foto warga yang tengah menangkap pocong. Dari ketiganya, mana yang asli dan yang palsu alias hoaks?

Baca Juga: Dipecat Liverpool, Arne Slot Jadi Kandidat Pelatih AC Milan Musim Depan!

Kronologi Teror Pocong: Jendela Diketok Tengah Malam

Banyak yang menduga kabar teror pocong di Depok tersebut hanyalah rekayasa atau hoaks demi konten semata.

Namun, fakta mengejutkan diungkapkan oleh Nabila, seorang warga Jalan Al Ikhlas, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. Ia menegaskan bahwa aksi teror tersebut benar-benar nyata, bukan fiktif.

Sosok yang terekam kamera warga tersebut bukanlah makhluk halus, melainkan manusia yang sengaja memakai kostum pocong. Ngeri-nya lagi, pelaku diduga kuat merupakan bagian dari komplotan bersenjata tajam.

Aksi teror pocong di Jatijajar Depok ini terjadi berturut-turut selama dua malam. Menurut Nurjan, orang tua Nabila, kejadian pertama berlangsung pada Jumat (22/5) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca Juga: Hasil Sprint MotoGP Italia 2026: Raul Fernandez Pecah Juara di Mugello Usai Marc Marquez Gagal Pertahankan Posisi

Saat situasi lingkungan sudah sepi, Nabila yang belum tidur tiba-tiba dikejutkan oleh suara ketukan misterius dari luar rumah.

"Jadi waktu itu kronologinya, waktu malam Jumat anak saya memang kebetulan belum tidur, Nabila itu belum tidur, dia (pocong) ketok-ketok ini, jendela. Jendela ini diketok-ketok tiga kali kan," ujarnya saat ditemui JawaPos.com.

Karena sudah mendengar selentingan kabar mengenai teror pocong di wilayahnya, Nabila memilih waspada dan mengintip dari ventilasi rumah alih-alih langsung membuka pintu.

Saat pelaku menyadari ada sepeda motor yang melintas, ia langsung kabur. Karena penasaran, Nabila memberanikan diri keluar ke area pagar rumah untuk memotret pelaku yang melarikan diri ke jalan raya. Saat itulah, ia melihat fakta yang lebih mengejutkan.

Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)
Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)

"Dia foto, nah terus dia nengok ke sini dan ternyata dan ternyata ada dua pocong lagi yang kostum pocong maksudnya ya, ke arah yang berlawanan," tambah Nurjan. Total ada tiga pelaku berkostum pocong yang berkeliaran malam itu.

Malam Kedua Lebih Mencekam, Pelaku Bawa Celurit dan Duduk di Teras
Tidak berhenti di situ, pelaku kembali melancarkan aksi teror pocong di Depok pada malam berikutnya, yakni Jumat malam atau malam Sabtu. Kali ini, aksi pelaku jauh lebih agresif dan berani. Bukan lagi mengetuk jendela, pelaku langsung menggedor pintu depan rumah warga.

Ketakutan membuat Nabila tidak bisa tidur selama dua hari berturut-turut. Ia terus memantau gerak-gerik pelaku dari dalam rumah. Saat mengamati dengan saksama, Nabila melihat kilatan benda tajam di tangan pelaku berkostum pocong tersebut.

Baca Juga: Ombudsman Sarankan Sistem Terpadu Antarkementerian untuk Tangani TKA dan Antisipasi Kasus TPPO

"Ada yang ngetok pintu lagi, terus curiga itu lagi kan. Nah di sini pas saat si pocong jalan dari sini itu kelihatan senjata tajamnya," kata Nurjan menceritakan keberanian anaknya.

"Iya, bawa celurit. Pas ketika di sini dia mengamati itu kan."

Alasan Pocong Duduk Santai di Teras Warga

Foto sesosok pocong yang sedang duduk bersandar di teras rumah warga sempat viral dan memicu beragam komentar gurauan netizen yang menyebut "pocong sedang ngaso". Namun, Nurjan meluruskan bahwa realitanya jauh dari kata lucu. Pelaku duduk di teras karena panik dan berusaha bersembunyi dari pengendara jalan.

Sebelum duduk di teras, pelaku bahkan sempat berniat mematikan aliran listrik rumah dengan menurunkan saklar meteran. Di saat bersamaan, ada dua sepeda motor yang melintas. Pelaku sempat mengacungkan celuritnya hingga membuat pemotor ketakutan dan langsung tancap gas.

Karena situasi mulai ramai, pelaku akhirnya memutuskan bersembunyi di teras rumah Nurjan. Momen mencekam itulah yang berhasil diabadikan oleh Nabila dari balik tirai jendela.

"Nah anak saya ambil gambarlah saat si pocong duduk di sini (teras) dari (balik jendela) sini nih," papar Nurjan.

Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)
Warga Tapos, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini digegerkan oleh isu "teror pocong" yang viral di media sosial. (Dok warga Depok)

Dua Foto Asli dan Satu Editan AI

Jika melihat kesaksian warga di atas, dua foto, yakni pocong di jalan warga dan diteras rumah merupakan asli. Pasalnya, gambar tersebut diakui Nabila, dirinya yang secara langsung mengambil foto tersebut. 

Namun, untuk foto ketiga, warga tengah menangkap pocong, merupakan hasil rekayasa. 

Dikutip dari Radar Depok (Jawa Pos Group), Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan pihaknya telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan warga, foto pocong tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

Baca Juga: Marquinhos Waspada Bola Mati Arsenal Saat Hadapi PSG di Final Liga Champions

"Menurut keterangan dari Bapak Ustaz Agus Salim, bahwa kejadian foto yang beredar di media sosial bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks," ujar Jupriono.

Ia menyebut, foto tersebut merupakan hasil editan. Foto aslinya ialah warga tengah duduk menanti waktu salat.

"Itu adalah editan, menurut keterangan Ustaz Agus Salim itu foto selesai salat magrib sembari nunggu salat isya ngobrol di teras musala. Namun, dengan orang yang tidak bertanggung jawab diedit ada pocongnya," jelasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo