JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 636.872 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada Selasa hingga Jumat, 26-29 Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 11,65 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 570.408 kendaraan.
Lonjakan kendaraan paling tinggi terjadi menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, arus kendaraan menuju kawasan wisata diperkirakan masih akan berlanjut seiring rangkaian libur nasional berikutnya yang berdekatan dengan Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan volume kendaraan tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
Baca Juga: Persita Finis Peringkat 10, Carlos Pena Ungkap Masalah Utama yang Harus Dibenahi Musim Depan
“Pergerakan kendaraan diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan seiring berlanjutnya rangkaian libur nasional. Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih waktu keberangkatan secara bijak, serta mengantisipasi potensi peningkatan volume lalu lintas pada jam-jam favorit dan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan,” ujar Rivan, Sabtu (30/5).
Arah Timur Jadi Favorit Pemudik dan Wisatawan
Berdasarkan data Jasa Marga, mayoritas kendaraan bergerak menuju arah Timur, baik ke Trans Jawa maupun Bandung. Total kendaraan yang mengarah ke wilayah tersebut mencapai 294.449 unit atau sekitar 46,2 persen dari total arus keluar Jabotabek.
Rinciannya, sebanyak 149.389 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa. Angka ini melonjak 32,08 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara itu, kendaraan menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama tercatat sebanyak 145.060 unit atau meningkat 17,62 persen dibandingkan kondisi normal.
Secara keseluruhan, arus kendaraan menuju arah Timur meningkat 24,54 persen dibandingkan volume lalu lintas biasanya.
Arus ke Merak Turun, Puncak Tetap Ramai
Di sisi lain, arus kendaraan menuju arah Barat melalui Gerbang Tol Cikupa menuju Merak tercatat sebanyak 186.025 kendaraan. Jumlah ini justru lebih rendah 5,18 persen dibandingkan kondisi normal.
Sedangkan kendaraan menuju kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 156.398 unit atau naik 13,51 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa.
Kepadatan menuju kawasan wisata seperti Puncak diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari mendatang karena masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian bersama keluarga.
Puncak Arus Keluar Masih Berpotensi Berlanjut
Jasa Marga juga mencatat volume lalu lintas harian yang keluar dari Jabotabek pada H+2 Idul Adha atau Jumat (29/5/2026) mencapai 167.553 kendaraan. Angka itu naik 4,03 persen dibandingkan lalu lintas normal harian sebanyak 161.064 kendaraan.
Menurut Rivan, peningkatan mobilitas masyarakat masih mungkin terjadi mengingat rangkaian hari libur nasional belum berakhir.
Karena itu, pengguna jalan diminta mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan di jam-jam favorit, terutama di ruas tol menuju destinasi wisata dan jalur utama luar kota.