← Beranda
Kebakaran Binus Kemanggisan Pagi Ini, Kuliah Dialihkan ke Zoom, Mahasiswa Kebingungan
Ryandi ZahdomoJumat, 22 Mei 2026 | 18.57 WIB
Tangkapan layar asap tebal membumbung tinggi dari salah satu gedung di area Binus Kampus Anggrek, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026) pagi. (ANTARA/Risky Syukur).
JawaPos.com - Kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat mendadak mencekam pada Jumat (22/5) pagi. Insiden kebakaran Binus Kemanggisan yang terjadi subuh tadi memaksa pihak rektorat menghentikan seluruh aktivitas tatap muka dan mengalihkan perkuliahan secara daring (online).

Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba ini sempat memicu kebingungan. Pasalnya, banyak mahasiswa yang sudah telanjur tiba di lokasi namun dilarang masuk oleh petugas keamanan karena area kampus diselimuti asap tebal.

Mahasiswa Kecele, Sudah Telanjur Datang dari Depok

Baca Juga: Fakta Unik Unai Emery: Selalu Juara Europa League dengan Tim Bernama Aston Villa

Pengumuman darurat mengenai musibah kebakaran dan pengalihan kelas ke aplikasi Zoom baru menyebar di grup WhatsApp saat sebagian mahasiswa sedang dalam perjalanan. Salah satu mahasiswa semester dua, Jason, 20, mengaku terkejut karena akses gerbang utama sudah ditutup total saat ia tiba.

"Dari Depok, berangkat dari jam 06.15 WIB lah tadi, belum ada info kalau kampus kebakaran. Kebetulan saya nyetir mobil kan, jadi enggak ngecek handphone," ujar Jason, Jumat (22/5).

Jason yang datang pagi-pagi buta akhirnya terpaksa gigit jari dan harus mengikuti perkuliahan dari dalam mobilnya.

"Nyampe sini sekitar jam 07.00 WIB ternyata gerbangnya ditutup, dibilangin gak bisa masuk ada kebakaran. Bingung lah saya, udah nyampe gini kan," ungkapnya.

Baca Juga: Dipakai Touring Ribuan Kilometer, Kenyamanan dan Fitur Kia Carens Jadi Sorotan Pengguna

"Harusnya kelas jam 07.20 WIB, akhirnya dialihkan ke Zoom, online doang sampai jam 09.00 WIB. Pokoknya diumumin kalau kampus tuh ada kebakaran, terus langsung disaranin buat pakai online Zoom meeting gitu," sambungnya.

Diduga Korsleting Listrik di Ruang Auditorium

Cerita serupa datang dari Morio, 20, mahasiswa jurusan Computer Science. Meski tidak ada kelas reguler, ia dijadwalkan mengikuti pelatihan sejak pagi hari. Berdasarkan informasi yang ia himpun dari petugas di lapangan, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di area atas gedung.

"Awalnya sih sebenernya saya ada jadwal training hari ini, gak ada jadwal kelas. Cuma pas baru nyampe sini kok langsung rame, kebakaran nih," kata Morio.

Begitu melihat kerumunan, Morio langsung mengecek ponselnya yang ternyata sudah dibanjiri notifikasi darurat.

"Nah langsung dapetlah info di WA-WA (WhatsApp) dan grup Discord angkatan, katanya langsung di-online-kan yang kelas gitu," kata dia.

Hingga siang ini, Morio dan sejumlah rekan kampusnya masih bertahan di seberang gedung untuk menunggu kejelasan jadwal mereka selanjutnya.

Baca Juga: Dipakai Touring Ribuan Kilometer, Kenyamanan dan Fitur Kia Carens Jadi Sorotan Pengguna

"Nah belum ada info sih kalo misalnya ntar siang, kan saya juga ada training lagi ntar siang. Nah gak tau apakah udah aman atau belum, tapi yang pagi-paki ini udah pasti di-online-kan gitu untuk kelasnya," ujar Morio.

"Nah tadi sih saya udah sempet ngobrol juga dengan beberapa Damkar, ada yang billing langsung dari ruang auditoriumnya lantai 4 gitu, lantai 4 lantai 5 gitu. Kemungkinannya sih katanya karena korsleting, cuma belum ada alasan pastinya gitu," imbuh Morio.

Api Berhasil Padam, Petugas Lakukan Pendinginan

Berdasarkan video yang beredar, kepulan asap hitam pekat memang terlihat membubung tinggi dari dalam area gedung kampus. Sejumlah armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan dan disiagakan di sepanjang Jalan Rawa Belong untuk menjinakkan si jago merah.

Baca Juga: Kemenkum Jatim Kukuhkan 46 Kepala Desa Banyuwangi sebagai Paralegal Bantuan Hukum

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, membenarkan bahwa petugas bergerak cepat begitu menerima laporan kebakaran sejak subuh.

"Iya benar ini ada kejadian di Binus Kemanggisan ya, saat ini saya dan tim sudah di lokasi melakukan penanganan," kata Syaiful.

Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 05.30 WIB, dan armada tiba di lokasi sepuluh menit kemudian. Beruntung, api berhasil dilokalisir sekitar pukul 08.00 WIB dan proses pendinginan telah selesai pada pukul 09.00 WIB. Saat ini, petugas masih melakukan operasi overhaul atau penguraian bara api untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

EDITOR: Bintang Pradewo