← Beranda
Kronologi Sopir Angkot Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Abang, Pelaku Buron
Ryandi Zahdomo• Senin, 27 April 2026 | 20.41 WIB
Ilustrasi orang dibakar

 

JawaPos.com - Tragedi mengerikan terjadi di Jalan KH. Mas Mansyur, depan Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4). Seorang sopir angkot bernama Suyadi, 52, menjadi korban aksi pembakaran sadis yang dilakukan oleh rekan sesama sopir berinisial P, 38.

Aksi nekat pelaku diduga dipicu oleh rasa sakit hati akibat cekcok soal antrean penumpang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di bagian punggung, bokong sisi kiri, dan tangan kiri.

Kejadian bermula saat korban sedang menunggu giliran mengangkut penumpang (ngetime) di kawasan Tanah Abang. Tiba-tiba, pelaku yang juga mengemudikan angkot memotong antrean korban.

Tidak terima disela, korban menegur pelaku. Namun, teguran tersebut justru menyulut amarah pelaku. Pelaku sempat pergi memutar arah melalui Gang Awaludin, namun kembali lagi ke lokasi kejadian di Jalan KH. Mas Mansyur.

Tanpa basa-basi, pelaku berhenti tepat di sisi kanan mobil korban dan langsung membuka pintu sopir. Dalam hitungan detik, pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban yang masih berada di dalam angkot, lalu menyulutnya dengan korek api.

Api seketika berkobar, membakar tubuh korban sekaligus menghanguskan satu unit mobil Suzuki Carry bernomor polisi B 1255 XA.

Penyelidikan Polisi dan Status Pelaku

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo memastikan, pihaknya telah menerima laporan terkait kasus tindak pidana pembakaran tersebut. Kasus ini kini ditangani sesuai Pasal 308 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Tindakan kepolisian yang sudah dilakukan menerima laporan & membuatkan laporan polisi, mengantarkan korban visum ke RS Tarakan, olah TKP, mengamankan bb (barang bukti) mendata dan wawancara saksi saksi dan penyelidikan oleh Unit Reskrim," jelas AKBP Dhimas, Senin (27/4).

Baca Juga: Sopir Angkot-Kusir Delman di Jalur Mudik dan Wisata Jabar Dapat Rp 200 Ribu Per Hari Jelang Lebaran

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Sementara itu, pelaku berinisial P dilaporkan masih melarikan diri dan dalam status pencarian petugas.

"Pelaku masih dalam pencarian petugas," katanya.

 

EDITOR: Kuswandi