← Beranda
Pemadaman Listrik Pengaruhi MRT dan LRT, Pramono Berharap PLN Pastikan Tak Kejadian Lagi
Ryandi ZahdomoSabtu, 11 April 2026 | 00.52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap peristiwa pemadaman listrik tak terjadi lagi. Pemadaman listrik di Jakarta membuat transportasi umum banyak yang terdampak.

"Jadi, pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami, salah satunya MRT, LRT juga terkena," ujarnya kepada wartawan seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/4).

Dengan dampak yang besar terhadap fasilitas publik itu, Pramono berharap peristiwa serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.

"Tentunya, kami mengharapkan ini jangan terulang kembali,” singkatnya.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Jakarta mendadak gelap gulita akibat gangguan listrik massal pada Kamis (9/4). Pemadaman ini berdampak luas mulai dari aktivitas perkantoran hingga fasilitas publik seperti stasiun MRT.

Baca Juga: Orang yang Menua dengan Anggun Tanpa Perawatan Mahal Biasanya Mengikuti 9 Aturan Sederhana Ini Menurut Psikologi

PLN saat ini tengah berupaya melakukan penormalan secara bertahap setelah sejumlah Gardu Induk (GI) dilaporkan mengalami kendala suplai.

Keluhan warga mulai membanjiri media sosial, terutama di platform X (Twitter). Banyak netizen melaporkan pemadaman terjadi secara bersamaan di lokasi-lokasi strategis Jakarta Pusat hingga Jakarta Utara.

Salah satu pengguna melaporkan adanya dugaan ledakan di instalasi kelistrikan.

"Guys area pluit mas.. PLN Gl Angke habis meledak kah? Kondisi sekarang mati lampu semua after what I think is lightning," kata @070Oracle.

Gangguan ini juga menyebabkan kekacauan lalu lintas karena lampu jalan dan lampu merah di beberapa titik dilaporkan padam total.

Lampu jalanan sama lampu merah juga pada mati tadi lewat jembatan dua-pluit-muara karang-PIK," ungkap @o_rsie.

Kondisi serupa terjadi di area pusat bisnis. Gedung-gedung perkantoran dan fasilitas transportasi massal tak luput dari pemadaman ini.

EDITOR: Sabik Aji Taufan