JawaPos.com - Warga di sekitar Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, dikejutkan oleh insiden kebakaran hebat disertai ledakan pada Rabu (1/4) malam. Kebocoran gas saat proses pengisian diduga kuat menjadi pemicu utama peristiwa yang menghanguskan area tersebut.
Kepanikan luar biasa melanda warga saat bau gas menyengat tiba-tiba memenuhi pemukiman sebelum api berkobar setinggi lebih dari 3 meter.
Menurut saksi mata di lokasi, kebocoran gas berlangsung cukup lama sebelum akhirnya memicu ledakan besar. Dikutip dari Radar Bekasi (JawaPos Group), Bayu, salah satu warga setempat, menceritakan betapa cepatnya gas menyebar ke jalanan di depan SPBE.
Baca Juga: Clara Shinta Minta Suaminya Didoakan Supaya Berjodoh dengan Wanita yang Melakukan VCS
"Saya baru datang, tiba-tiba sudah ada gas di jalanan depan SPBE. Awalnya sedikit, lama-lama menyebar sampai ke area sini," ujar Bayu di lokasi, Rabu (1/4).
Merasa ada yang tidak beres, Bayu sempat menutup pagar rumahnya karena aroma gas yang semakin menusuk hidung. Namun, tak berselang lama, dentuman keras terdengar.
"Tidak lama kemudian terjadi ledakan dari sebelah sini, langsung menyambar ke semua area karena gas sudah merata," katanya.
Diduga Bocor Saat Pengisian dan Ditinggal
Baca Juga: XPENG Tancap Gas: Lompatan Besar di 2025 dan Ambisi Kuasai Era Physical AI di 2026
Insiden ini diduga berawal dari kelalaian saat proses pengisian gas berlangsung. Berdasarkan informasi yang dihimpun warga, gas sudah menyebar selama hampir 20 menit sebelum akhirnya tersulut api.
"Katanya pas pengisian terjadi kebocoran, tapi ditinggal. Gas menyebar sekitar 15–20 menit, lalu sekitar jam sembilan lewat satu mulai terjadi ledakan," ucapnya.
Anehnya, titik api pertama kali justru muncul dari area rumah warga, yang kemudian menjalar dengan sangat cepat karena kondisi gas yang sudah terkonsentrasi di udara.
"Titik awal apinya dari sini, ledakan awal juga dari sini, lalu apinya menyebar ke mana-mana," katanya.
Radius Kerusakan dan Kepanikan Warga
Besarnya kobaran api membuat suasana di Cimuning sangat mencekam. Warga berlarian menyelamatkan diri, bahkan beberapa di antaranya mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Reaksi Intan Nuraini Usai Disebut Mantan Terindah oleh Sahrul Gunawan
"Warga panik. Ada yang sempat kena saat awal ledakan. Saat saya datang juga masih banyak yang melintas, padahal gas sudah terbawa ke mana-mana," tuturnya.
Bayu memperkirakan dampak kebakaran mencapai radius sekitar 100 meter dari pusat SPBE. Lidah api yang membubung tinggi turut menghanguskan fasilitas publik di sekitar lokasi.
"Hampir kanan kiri terdampak. Di jalan itu nyala semua, penuh api. Api bisa sampai 3 meter atau lebih. Kabel-kabel langsung kebakar, pohon juga kena," ucapnya.
Hingga saat ini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan mendalam. Belum ada pernyataan resmi terkait jumlah korban maupun total kerugian materiil akibat kebakaran besar di SPBE Cimuning ini.