JawaPos.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat tren terkait kedatangan pendatang baru pasca Lebaran 2026. Hingga saat ini, jumlah pendatang baru yang hendak mengadu nasib ke ibu kota menunjukkan tanda-tanda penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Hingga akhir Maret 2026, volume pendatang yang masuk ke Jakarta terpantau belum signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa Jakarta mungkin bukan lagi menjadi satu-satunya magnet utama bagi pencari kerja setelah masa mudik berakhir.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto menuturkan, jumlah pendatang saat ini bahkan belum menyentuh angka seribu jiwa.
"Kalau melihat perkembangan hasil Pelayanan Adminduk dari tanggal 25 Maret sampai dengan 30 Maret 2026 belum mencapai 1000 Jiwa pendatang baru pasca lebaran 2026, seperti akan terjadi lagi trend penurunan Jumlah pendatang baru pasca lebaran 2026 di Jakarta seperti 3 tahun terakhir," ujar Denny, Rabu (1/3).
Menanti Data Pasti Hingga Akhir April
Meski angka sementara menunjukkan penurunan, pihak Dukcapil belum memberikan kesimpulan final. Pemantauan ketat akan terus dilakukan sepanjang bulan ini untuk melihat apakah ada gelombang susulan pendatang yang tiba di Jakarta.
Baca Juga: PBB Tolak Hukuman Mati, Desak Israel Cabut UU Baru
Denny menjelaskan bahwa validasi data akan terus bergerak seiring dengan aktivitas pelayanan administrasi kependudukan di lapangan.
"Tapi untuk pastinya masih di menunggu perkembangan sampai dengan akhir April 2026," tambahnya.
Layanan Jemput Bola di Tingkat RW
Guna memastikan seluruh pendatang terdata dengan akurat, Dukcapil DKI Jakarta melakukan langkah proaktif. Mulai April, petugas akan langsung turun ke pemukiman warga untuk memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk).
Program "Jemput Bola" ini melibatkan seluruh tingkatan mulai dari Sudin hingga Satpel di kelurahan, yang bersinergi langsung dengan pengurus lingkungan setempat.
"Mulai 1 April sampai dengan 29 April Jajaran Dukcapil baik Sudin Kota/Kab, Sektor Dukcapil Kecamatan dan Satpel Dukcapil Kelurahan akan melaksanakan Kegiatan Jemput Bola Pelayanan Adminduk di beberapa RW bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan serta pengurus RT/RW," jelas Denny.
Langkah ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor dinas, sekaligus memastikan data kependudukan Jakarta tetap mutakhir pasca-libur Lebaran.