← Beranda
Tolak Ajakan Merampok Majikan, Karyawan Ayam Geprek di Jakarta Tewas Dibunuh Rekan Kerja
Ryandi ZahdomoSelasa, 31 Maret 2026 | 22.05 WIB
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Niat jahat dua karyawan warung ayam geprek di Jakarta berujung maut. Gara-gara menolak diajak merampok harta majikan, seorang pria berinisial AH tewas di tangan rekan kerjanya sendiri saat suasana kios sedang sepi ditinggal mudik.

Polisi bergerak cepat menangkap para pelaku. Saat ini, keduanya sudah mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji tersebut.

"Sudah, sudah kita tangkap. Sudah kita tangkap. Dua orang sudah dilakukan penahanan," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Selasa (31/3).

Peristiwa berdarah ini bermula ketika pemilik kios ayam geprek pulang kampung sejak 18 Maret 2026. Di lokasi tersebut, hanya tersisa tiga orang karyawan yang menjaga toko, termasuk korban AH dan dua pelaku.

Baca Juga: Jadi Lawan Main Arya Saloka, Asha Assuncao Ungkap Tantangan di Sinetron Terbarunya

Memanfaatkan situasi yang lengang, kedua pelaku menyusun rencana jahat untuk menguasai aset milik bos mereka. Namun, rencana itu terhambat karena AH terang-terangan menolak untuk terlibat dalam aksi kriminal tersebut.

"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," ungkap Iman.

Motif Pelaku Incar Mobil dan Motor Majikan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka awalnya mengincar mobil milik majikan mereka. Namun, karena sistem pengamanan kendaraan yang cukup ketat, para pelaku sempat mengubah target sasaran.

"(Motif) Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," jelasnya.

Meski target berubah menjadi sepeda motor, AH tetap teguh pada pendiriannya dan menolak membantu kedua rekannya. Penolakan inilah yang memicu emosi pelaku hingga akhirnya nekat menghabisi nyawa rekan kerja mereka sendiri.

"Namun tetap si korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut," sambung Iman.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada unsur perencanaan yang lebih matang dalam kasus ini. Kedua tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya.

"Saat ini, kedua tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya," tandas Iman.

EDITOR: Sabik Aji Taufan