JawaPos.com-Layanan Transjakarta baru saja merayakan hari jadinya yang ke-12 dengan catatan prestasi gemilang. Bukan sekadar transportasi publik, moda kebanggaan warga ibu kota ini terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi yang masif.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa kontribusi ekonomi dari layanan ini telah mencapai angka fantastis, yakni Rp 73,8 triliun. Dengan melayani 1,4 juta penumpang setiap harinya, Transjakarta kini menjadi tulang punggung mobilitas Jakarta.
Pencapaian ini menempatkan infrastruktur Jakarta di radar dunia. Mengutip data Time Out 2025, Jakarta kini menduduki peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur terbaik, dan posisi kedua di Asia setelah Singapura.
Gubernur Pramono menjelaskan, setiap rupiah yang diinvestasikan ke sektor ini memberikan efek domino yang luar biasa bagi masyarakat.
"Dengan capaian tersebut, TransJakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi sistem transportasi di Jakarta. Bahkan, berdasarkan data Time Out 2025, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur terbaik, dan di Asia berada di posisi kedua setelah Singapura,” ujar Gubernur Pramono belum lama ini.
Ia menambahkan, setiap Rp 1 triliun investasi mampu menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp 3,2 triliun. "Momentum ini harus dijaga. Semakin besar TransJakarta, harapan publik pun semakin tinggi," tegasnya.
Meski performa terus meningkat, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Gubernur Pramono meminta manajemen tidak berkompromi dengan kelalaian di lapangan, baik oleh operator maupun pengemudi.
"Kami mendukung penindakan tegas, termasuk pemberian sanksi kepada operator maupun pramudi yang lalai. Saya juga telah meminta Direktur Utama TransJakarta untuk mengambil langkah tegas dalam setiap pelanggaran," ungkap Pramono.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyatakan dukungan penuh melalui alokasi Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun atau sekitar 5,99 persen dari total APBD.
"Setiap Rp 1 triliun PSO memberikan dampak ekonomi sekitar Rp 3,2 triliun. Ini merupakan bentuk imbal balik pemerintah kepada masyarakat atas kontribusi pajak, yang kami kembalikan dalam bentuk layanan transportasi publik," kata Khoirudin.
Inovasi Rute Baru dan Ekspansi Layanan
Memasuki usia baru, TransJakarta terus berinovasi memudahkan warga. Salah satu terobosan terbaru adalah pembukaan rute Cawang–Cikarang untuk membantu mobilitas pekerja sub-urban.
Selain itu, layanan bus menuju Bandara Soekarno-Hatta juga sukses melayani 18,9 ribu pelanggan hanya dalam 13 hari selama periode mudik Lebaran 2026 kemarin.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga digenjot melalui Transjakarta Akademi. Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperkuat kompetensi para pramudi, terutama untuk Mikrotrans.
"Sebanyak 125 peserta telah dipersiapkan untuk mendukung peremajaan pramudi Mikrotrans. Program ini merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta, TransJakarta, dan Baznas, dengan pembiayaan SIM dan sertifikasi melalui program CSR," jelas Welfizon.
Baca Juga: Selama Momen Lebaran 2026, 1,1 juta Penumpang Gunakan Transjakarta
Bahkan, 20 pramudi terbaik kini disiapkan untuk mengikuti program pertukaran ke Jepang guna mempelajari standar pelayanan transportasi kelas dunia. (*)