← Beranda
Jadwal Car Free Night Jakarta Malam Takbiran 2026 Tunggu Sidang Isbat: Cek Jam Operasionalnya!
Ryandi ZahdomoRabu, 18 Maret 2026 | 00.36 WIB
Suasana sepi saat diberlakukannya Car Free Night (malam bebas kendaraan) dan Crowd Free Night (malam bebas keramaian) pada malam pergantian tahun di Jalan MH Thamrin, Jakarta (31/12/2020). Polda Metro Jaya melakukan Car Free Night dan Crowd Free Night dengan menutup sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta pada malam pergantian tahun untuk mencegah kerumunan warga. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mematangkan persiapan malam takbiran menjelang Idulfitri 1447 H. Salah satu agenda utamutamag menjadi sorotan adalah penerapan Car Free Night (CFN) di ruas jalan protokol ibu kota.

Namun, pelaksanaan kebijakan ini masih bergantung penuh pada hasil sidang isbat kementerian Agama. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan adanya sedikit hambatan dalam menentukan waktu pasti pelaksanaan Car Free Night. Hal ini disebabkan oleh potensi perbedaan tanggal penetapan 1 Syawal atau Idulfitri 1447 H.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu memastikan apakah perayaan lebaran tahun ini akan berlangsung serentak atau berbeda di antara organisasi masyarakat (ormas) Islam yang ada.

Baca Juga: Waspada Heat Stroke karena Cuaca Panas Ekstrem Saat Mudik, Kenali Cara Penanganannya

"Untuk Car Free Night memang ada dilema sedikit. Karena sidang isbatnya itu kan apakah dilakukan tanggal 19 atau 20 (Maret). Apakah Idul Fitri kali ini sama seperti yang lalu, antara beberapa ormas yang ada, atau ada perbedaan. Kami sedang menunggu itu," jelas Pramono usai pelepasan Mudik Gratis di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). 

Meski begitu, Pramono berharap tradisi malam bebas kendaraan ini tetap bisa digelar tepat pada malam takbiran. Tujuannya agar warga Jakarta bisa merayakan suasana kemenangan di ruang publik dengan nyaman.

Jika sesuai dengan perkiraan kalender, acara ini kemungkinan besar akan jatuh pada akhir pekan.

Car Free Night tahun ini dipastikan tidak hanya sekadar penutupan jalan. Pemprov DKI telah menyiapkan rangkaian acara menarik, mulai dari siraman rohani hingga panggung hiburan untuk menghibur warga yang tidak mudik.

Pramono menegaskan bahwa jajaran pimpinan daerah akan hadir langsung di tengah masyarakat untuk merayakan malam kemenangan tersebut.

"Nanti akan ada beberapa kegiatan, akan hadir Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran Balai Kota dan tentunya ada penceramah, kemudian ada hiburan dan sebagainya," ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, durasi Car Free Night direncanakan berlangsung lebih cepat dari rencana awal. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu persiapan salat Id keesokan harinya.

Pemerintah memajukan jadwal mulai agar sterilisasi jalan dan pembersihan area bisa dilakukan lebih awal sebelum tengah malam.

"Mungkin Car Free Night akan berlaku dari jam 20.00 WIB sampai jam 22.00 WIB. Kemarin rencana mau kita mulai jam 22.00 WIB, cuma kalau jam 22.00 WIB terlalu lama sampai jam 12 (malam) kan, sehingga untuk persiapan salat Id-nya akan terkendala," ujar Rano Karno menambahkan.

Meski skenario jadwal sudah disusun, Pemprov DKI belum bisa mengetok palu mengenai tanggal pasti pelaksanaan. Keputusan akhir tetap bersandar pada ketetapan pemerintah pusat mengenai jatuhnya 1 Syawal.

Jika mengacu pada kalender, ada kemungkinan pergeseran hari yang akan memengaruhi waktu pelaksanaan takbir bersama dan penutupan jalan.

"Nah insyaallah, satu kita nunggu isbat nih, rencana kita memang kemarin tanggal 19 (Maret), cuma kan isbat belum tahu. Kalau memang mundur tanggal 20 (Maret), tetap takbir bersama ada, cuma Car Free Night akan berlaku dari mulai jam 20.00 WIB sampai jam 22.00 WIB selesai. Karena kegiatan acara cuma kira-kira dua jam," jelasnya.

Dengan durasi hanya sekitar dua jam, warga diimbau untuk memperhatikan waktu mobilitas mereka agar tidak terjebak penutupan jalan saat malam takbiran nanti.

 

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah