← Beranda
Transjakarta, LRT dan MRT Cuma Rp 1 Saat Lebaran, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Ryandi ZahdomoKamis, 5 Maret 2026 | 21.29 WIB
Ilustrasi bus TransJakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya! Lebaran tahun ini, mobilitas di ibu kota bakal makin hemat dan nyaman. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengumumkan bahwa transportasi umum di Jakarta akan gratis selama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kebijakan ini mencakup layanan Transjakarta, MRT, hingga LRT. Langkah ini diambil untuk mendukung mobilitas warga sekaligus menyukseskan kampanye "Mudik ke Jakarta" agar masyarakat lebih memilih menikmati suasana Lebaran di dalam kota.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan warga tidak perlu pusing memikirkan biaya perjalanan saat bersilaturahmi. Selain itu, kebijakan ini bertujuan untuk menekan kemacetan dan mengurangi keinginan warga berbelanja ke luar negeri.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Wilayah Semarang Besok Jumat, 6 Maret 2026: Lengkap Selama Sepekan!

"Pada saat Idul Fitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta," kata Pramono belum lama ini.

Tarif gratis ini tidak hanya untuk warga KTP Jakarta, tetapi juga bagi para pemudik yang datang berkunjung ke ibu kota.

"Kenapa kami lakukan? Sekali lagi untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta. Jakarta menyediakan segalanya," ujarnya.

Tarif Rp 1: Berlaku untuk Seluruh Layanan Transjakarta

Meskipun disebut gratis, secara teknis pengguna tetap perlu melakukan tapping kartu dengan saldo minimal. Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan, sistem pembayaran akan memotong saldo sebesar Rp 1.

"Kalau kita lihat pelaksanaan layanan gratis, yaitu semua layanan TJ. Jadi termasuk TransJabodetabek, terus kemudian BRT, non-BRT, itu sama, masuk semua," ucap Welfizon, Rabu (4/3).

Baca Juga: Lebih dari 6 Juta Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT Tahunan 2025, Aktivasi Akun Coretax Tembus 15,2 Juta

Nilai Rp 1 ini diterapkan murni karena alasan teknis pada mesin transaksi elektronik yang memerlukan nominal tertentu agar proses transfer data berjalan lancar.

"Secara sistem di TJ, MRT, dan yang lain itu Rp0 tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp 1. Jadi Rp 1 dan Rp 0 sebenarnya secara rupiahnya nggak beda jauh lah ya," tambahnya.

Menunggu Jadwal Resmi dari Dishub DKI

Kapan tepatnya layanan gratis ini dimulai? Saat ini, pihak manajemen transportasi masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta terkait durasi pelaksanaannya.

Pemerintah akan segera merilis rincian apakah layanan gratis ini hanya berlaku pada 1 Syawal atau mencakup beberapa hari selama periode Lebaran.

"Tanggalnya tentu kita nanti mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu apakah nanti tanggal 1 Syawal atau tanggal berapa, 1 dan 2, nanti kita lihat," jelas Welfizon.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan warga Jakarta dan para pendatang bisa merayakan Idulfitri dengan lebih meriah tanpa terbebani biaya transportasi.

EDITOR: Bintang Pradewo