JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak sore menyebabkan banjir. Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sejumlah pemukiman dan akses jalan dilaporkan tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
Hingga Jumat (2/01) pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak 10 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan utama terdampak akibat intensitas hujan yang tinggi serta luapan air sungai.
"Saat ini terdapat 10 RT dan 3 ruas jalan tergenang," ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Jumat (2/12).
Titik genangan terkonsentrasi di dua wilayah, yakni Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan, luapan Kali Mampang menjadi pemicu utama genangan di kawasan pemukiman.
Terdapat 9 RT di kelurahan Pela Mampang tergenang banjir setinggi 30 centimeter. "Situasi masih dalam penanganan," katanya.
Sementara di Jakarta Barat hanya terdapat 1 RT di kelurahan Sukabumi Utara yang mengalami banjir setinggi 70 centimeter atau setara pinggang orang dewasa.
"Penyebabnya curah hujan tinggi. Situasi saat ini masih dalam penanganan," jelasnya.
3 Ruas Jalan Tergenang, Pengendara Harap Waspada
Selain pemukiman warga, akses mobilitas di Jakarta Barat juga terhambat. Sebanyak tiga ruas jalan dilaporkan tergenang dengan ketinggian antara 20 hingga 30 cm.
Berikut data ruas jalan yang terdampak:
-Jl. Meruya Utara No. 71 (Depan Sekolah Tunas Muda): Ketinggian 20 cm.
-Jl. Puri Kembangan, Kembangan Selatan: Ketinggian 20 cm.
- Jl. Kartika (Kolong Tol JORR), Meruya Utara: Ketinggian 30 cm.
BPBD DKI Jakarta memastikan petugas gabungan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk mempercepat proses surutnya air. Personel dari Dinas SDA, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat sedang melakukan penyedotan genangan dan pembersihan tali air.
Mohamad Yohan menegaskan pihaknya terus memonitor situasi di lapangan:
"Serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," katanya.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Jika berada dalam kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan Call Center 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam.