JawaPos.com - Animo masyarakat untuk wilayah Parung Panjang, Cigudeg, Rumpin, dan sekitarnya dalam mengikuti poling terkait setuju tidaknya aktivitas pertambangan ditutup secara permanen, sangat besar.
Terbukti, sampai dengan hari ini, Jumat (10/10) pada pukul 11.24 WIB, poling sudah diikuti oleh sekitar 17.476 suara. Alhasil, terdapat pergeseran data apabila dibandingkan dengan Kamis (9/10) kemarin.
Sekitar 80,8 persen atau sekitar 14.128 suara menyatakan "setuju" apabila pertambangan di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya ditutup atau dihentikan secara permanen.
Sedangkan yang menyatakan "tidak setuju" angkanya mencapai 18,7 persen atau mengantongi jumlah suara sekitar 3.265. Adapun yang menjawab "tidak tahu" berjumlah 83 suara atau sekitar 0,5 persen.
Poling ini dibuat melalui situs pollingkita.com. Link dari situs tersebut terkait kegiatan poling ini telah banyak di-share oleh warga untuk wilayah Parung Panjang dan sekitarnya. Salah satu yang juga turut menyebarkan link atas poling tersebut adalah Ahmad Gozali, Sekjen ATTB.
Poling tersebut memang sangat mudah untuk diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat karena hanya menampilkan satu pertanyaan saja. Yaitu, 'setujukah anda tambang di Parung Panjang dihentikan'.
Adapun hasil poling pada Kamis (9/10) kemarin pukul 09.26 WIB, menunjukkan data sekitar 74,1 persen atau 8.633 suara menjawab "setuju" apabila tambang di Parung Panjang dan sekitarnya dihentikan.
Yang menjawab "tidak setuju" totalnya mencapai 25,3 persen atau sekitar 2.944 suara. Adapun yang menjawab "tidak tahu" berjumlah 78 suara atau hanya sekitar 0,7 persen.