JawaPos.com - Niatan Polda Metro Jaya membantu mengatasi persoalan macet di Jakarta mereka realisasikan melalui Tim Pengurai Kemacetan. Mulai Kamis (13/2) 90 personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bersama personel Sabhara dan Brimob turun ke jalan raya untuk mengurai kemacetan di beberapa titik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa puluhan personel itu dibagi dalam dua sesi jam tugas. Sesi pagi bertugas mulai pukul 06.00-08.30 WIB. Sesi dua bertugas setiap pukul 16.00-22.00 WIB. Lokasi-lokasi yang mereka sasar adalah persimpangan jalan dan jalur-jalur padat kendaraan.
”Kami telah menempatkan 90 personel di beberapa titik rawan macet, bersama dengan tim dari Sabhara dan Brimob. Selain itu, 45 unit motor dinas juga dikerahkan agar petugas dapat lebih cepat mengatur arus lalu lintas,” ungkap Ade Ary.
Menurut mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) itu, tim yang dikerahkan oleh Polda Metro Jaya tidak hanya bertugas mengurai kemacetan, melainkan juga memastikan keamanan di sekitar lokasi padat kendaraan. Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, mereka menempatkan sepuluh personel Tim Pengurai Kemacetan di setiap titik. Dia pun membeber pembagian tugas tim tersebut.
Pos Pagi:
-
Cawang (Off Ramp Bukopin) – Memprioritaskan arus kendaraan dari tol dalam kota ke arah barat.
-
Traffic Light Pancoran (Ende 4) – Mengatur kendaraan dari arah timur menuju Traffic Light Kuningan.
-
Tegal Parang (Off Ramp Tegal Parang) – Menerapkan sistem buka-tutup kendaraan dari tol ke jalan arteri.
-
Traffic Light Kuningan (Ende 3) – Menarik arus kendaraan dari Tegal Parang menuju Semanggi dan Rasuna Said.
-
Off Ramp Semanggi – Mengelola lalu lintas dari tol dan arteri ke TL Kuningan dan Semanggi.
Pos Sore:
-
Mangkuluhur Artotel – Mengatur arus kendaraan dari Slipi dan Sudirman menuju Cawang.
-
Traffic Light Slipi dan Traffic Light Tomang – Rekayasa lalu lintas kendaraan dari arah Semanggi dan Harmoni.
-
Turunan Layang Antasari – Mengontrol arus kendaraan menuju Ragunan dan Cilandak.
-
Bundaran Senayan dan Bundaran HI – Mengurai kepadatan di sekitar kawasan bisnis dan perkantoran.
Ade Ary pun mengimbau dan mengingatkan para pengendara di jalan raya untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, terutama di musim hujan.
”Jika kendaraan tidak dalam kondisi prima seperti rem yang bermasalah, ini bisa berbahaya. Bisa menyebabkan kecelakaan beruntun jika pengendara kehilangan kendali,” tuturnya.