JawaPos.com - Teka-teki motif penusukan hingga menyebabkan imam Mushola Uswatun Hasanah, Muhammad Saidi, 71, tewas masih menjadi misteri. Pasalnya, korban disebut merupakan sesepuh dan dikenal baik warga setempat.
Diketahui penusukan itu terjadi saat korban wudu untuk sholat Subuh di Mushola Uswatun Hasanah, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Rusdianto, salah satu warga sekitar mengatakan bahwa korban dikenal baik oleh warga. Ia bahkan termasuk sesepuh yang suka menjadi imam sholat di masjid tersebut.
Baca Juga: Warga Tak Kenal, Polisi Masih Identifikasi Pelaku Penusukan Imam Mushola di Kebon Jeruk Jakbar
"Sesepuh lah dia," ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (16/5).
Ia juga menyangsikan bila penusukan itu terjadi lantaran ada beberapa pihak yang mempunyai dendam terhadap pelaku. Apalagi bila dari warga sekitar.
"Ya kalau warga sini mah taunya nggak ada musuh," ucap Rusdianto.
Warga lain, Hasan Basri, juga menyebut bahwa pelaku diduga bukan orang lokal.
"Bukan. Bukan orang sini kayaknya," ungkapnya.
Sebelumnya, penusukan terhadap imam masjid terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa naas itu terjadi saat korban sedang berwudu untuk melaksanakan salat Subuh.
Menurut keterangan yang beredar di media sosial, penusukan itu tepatnya terjadi di Musala Uswatun Hasanah, RT 04 RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno membenarkan kejadian penusukan yang menyebabkan imam masjid itu meninggal dunia Subuh tadi.
"Pada saat korban wudu, tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari belakang," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (15/5).