← Beranda
Momentum Mengenang Kelahiran Rasulullah dan Meneladani Sosok Mulia yang Menjadi Semangat Juang Umat
Shania Vivi Armylia PutriSelasa, 25 Agustus 2026 | 17.34 WIB
Ilustrasi ucapan peringatan Maulid Nabi Muhammad/Magnific

JawaPos.com - Pada hari ini, 25 Agustus 2026 Masehi diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid atau milad sendiri berasal dari bahasa arab yang artinya hari lahir atau kelahiran.

Berdasarkan sumber sejarah islam, Rasulullah lahir pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Sementara,menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah terbiasa berpuasa pada hari Senin karena hari tersebut merupakan hari kelahiran beliau sekaligus diturunkannya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, melansir informasi dari laman kemenag.go.id peringatan Maulid Nabi Muhammad pertama kali digagas oleh Salahuddin Al-Ayyubi (1137–1193) seorang pemimpin umat Islam yang terkenal dari Irak. 

Peringatan tersebut kemudian dilakukan sebagai upaya membangkitkan semangat perjuangan umat Islam saat menghadapi pasukan dalam Perang Salib.

Seiring berjalannya waktu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mulai berkembang termasuk Indonesia. Di tanah air, Maulid Nabi diperingati dengan menggelar berbagai kegiatan keagamaan.

Mulai dari pengajian, membaca sirah kenabian, berbagi makanan, kegiatan sosial, sampai memperbanyak membaca shalawat. 

Berbagai kegiatan tersebut dilakukan untuk mengenalkan perjalanan hidup serta perjuangan Nabi Muhammad dalam membawa dan menyebarkan agama Islam, mulai dari kelahirannya sampai wafat. Sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, pembacaan shalawat dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada beliau sekaligus permohonan syafaatnya di hari akhir kelak. 

Ketika semua manusia sibuk memikirkan keselamatannya masing-masing di Padang Mahsyar, Nabi Muhammad SAW akan memberikan Syafa’atul ‘Uzhma (pertolongan terbesar) bagi umatnya. 

EDITOR: Hanny Suwindari