JawaPos.com - Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) kembali menegaskan tujuan utamanya bagi Gaza. Mereka menyerukan dukungan internasional untuk menjalankan peta jalan mengakhiri konflik menjelang pertemuan para pemimpin dunia pada Sidang Umum PBB di New York.
Dalam pernyataan di X, dewan yang diketuai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu mengatakan tujuan bersama mencakup demiliterisasi dan deradikalisasi Gaza, bantuan kemanusiaan berkelanjutan, rekonstruksi, serta pemerintahan sipil dan keamanan Palestina yang efektif.
Dewan juga menyebut tujuan tersebut mencakup terciptanya keamanan jangka panjang bagi warga Palestina dan Israel.
Menurut dewan, rencana tersebut telah membuka jalan bagi pembebasan dan pemulangan seluruh sandera Israel, Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, serta langkah lanjutan yang mencakup Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 dan pembentukan Board of Peace.
Dewan mengatakan kesepakatan dengan Hamas pada 30 Juli menyediakan peta jalan untuk tahap berikutnya dari gencatan senjata, termasuk demiliterisasi, penarikan pasukan Israel, pemerintahan Palestina, dan rekonstruksi Gaza.
BoP menyerukan seluruh pihak memenuhi komitmen mereka dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu gencatan senjata.
Dewan juga meminta mitra internasional menerjemahkan dukungan politik mereka menjadi komitmen nyata untuk membantu pelaksanaan peta jalan tersebut.
Baca Juga: BoP-Netanyahu Sepakat Bentuk Pokja untuk Lucuti Senjata Hamas dan Demiliterisasi di Jalur Gaza
"Sidang Umum PBB memberikan kesempatan untuk mengonsolidasikan komunitas internasional di belakang satu kerangka kerja yang telah disepakati," kata dewan.
Dewan menekankan diplomasi sebagai sarana untuk mencapai perdamaian dan keamanan yang langgeng di Gaza.
Sejak 8 Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 lainnya dalam perang di Gaza. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga rusak atau hancur.