← Beranda
Ledakan Pascagempa di AEON Mall Kumamoto Tewaskan Dua Perempuan, Diduga Dipicu Kebocoran Gas
Dhimas GinanjarRabu, 29 Juli 2026 | 13.34 WIB
Foto udara memperlihatkan kompleks AEON Mall di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, dengan dinding luar mengalami kerusakan parah akibat ledakan setelah gempa bumi kuat mengguncang wilayah tersebut pada 28 Juli 2026. (Kyodo)

JawaPos.com – Dua perempuan dipastikan meninggal dunia dan seorang perempuan lainnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah ledakan mengguncang AEON Mall Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang. Insiden tersebut terjadi beberapa jam setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7).

Seperti dilansir Kyodo, Rabu (29/7), sumber pemerintah Jepang menduga ledakan dipicu oleh kebocoran gas setelah gempa yang terjadi sekitar pukul 16.27 waktu setempat. Hingga sebelumnya, Pemerintah Prefektur Kumamoto menyatakan masih ada 10 orang yang belum diketahui keberadaannya di lokasi kejadian.

Pasukan Bela Diri Jepang (Self-Defense Forces/SDF) terus melakukan operasi penyelamatan di AEON Mall Kumamoto yang berada di Kota Kashima. Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan sekitar 3.600 personel SDF telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di seluruh wilayah terdampak gempa.

Operator pusat perbelanjaan, AEON Co., menjelaskan ledakan terjadi setelah seluruh karyawan dan pengunjung dievakuasi menyusul gempa besar yang mengguncang wilayah tersebut. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi sebelum muncul ledakan yang merusak bangunan.

Menurut Kepolisian Prefektur Kumamoto, sekitar 200 orang berhasil keluar dari pusat perbelanjaan sebelum ledakan terjadi. Namun, Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang menyatakan masih dikhawatirkan banyak orang terjebak setelah lantai dua bangunan runtuh.

Seorang yang berhasil menghubungi salah satu karyawan yang terjebak di dalam gedung mengatakan masih ada sejumlah orang yang menunggu untuk diselamatkan. Tim penyelamat hingga kini terus menyisir area reruntuhan untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Seorang pengunjung yang berhasil menyelamatkan diri mengaku melihat beberapa orang kembali memasuki gedung setelah sempat keluar sesaat setelah gempa. Belum diketahui alasan mereka kembali masuk sebelum ledakan terjadi.

AEON Mall Kumamoto berada di kawasan pinggiran Kota Kumamoto dan menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di wilayah tersebut. Bangunan itu mengalami kerusakan berat setelah ledakan menghancurkan sebagian struktur gedung.

Juru bicara AEON di kantor pusat perusahaan di Prefektur Chiba mengatakan petugas di lokasi sebelumnya melaporkan seluruh orang telah dievakuasi berdasarkan pemeriksaan visual. Namun, sekitar 30 menit kemudian perusahaan menerima kabar bahwa ledakan telah terjadi di dalam pusat perbelanjaan.

Ledakan menyebabkan langit-langit dan dinding bangunan runtuh sehingga rangka baja gedung terlihat dari luar. Puing-puing bangunan juga berserakan di sekitar kompleks pusat perbelanjaan.

Seorang pria berusia 44 tahun yang mengelola salon rambut di dekat lokasi mengatakan dirinya mendengar suara ledakan yang sangat keras. "Saya melihat kepulan asap putih tepat setelah ledakan terjadi," ujarnya.

Otoritas Jepang masih menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut sambil melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan. Pemerintah juga terus memantau kondisi bangunan karena gempa susulan masih berpotensi terjadi di wilayah Kumamoto.

EDITOR: Dhimas Ginanjar