← Beranda
Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation di Tengah Sorotan Terkait Jeffrey Epstein, Hubungan Dua Miliarder Mengendur
Mellyna Putri DiniarKamis, 2 Juli 2026 | 03.07 WIB
Warren Buffett dan Bill Gates dalam sebuah pertemuan pada 2015, sebelum muncul polemik penundaan donasi ke Gates Foundation (New York Post)

JawaPos.com - Hubungan panjang antara dua figur filantropi global, Warren Buffett dan Bill Gates, memasuki fase paling sensitif dalam dua dekade terakhir setelah muncul keputusan penundaan donasi tahunan bernilai miliaran dolar yang biasanya mengalir ke Bill & Melinda Gates Foundation.

Untuk pertama kalinya sejak 2006, Buffett tidak langsung menyalurkan donasi musim panasnya dalam bentuk saham Berkshire Hathaway. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap hubungan masa lalu Gates dengan mendiang finansier kontroversial Jeffrey Epstein.

Dilansir dari New York Post, Rabu (1/7/2026), Buffett menunda donasi tahunannya untuk pertama kali dalam dua dekade sembari menunggu hasil peninjauan internal terkait keterkaitan masa lalu Gates Foundation dengan Epstein. Penundaan ini disebut dapat berlangsung hingga akhir November bertepatan dengan perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat.

Baca Juga: Tinjauan Independen Dibuka, Bayang-Bayang Relasi Bill Gates–Jeffrey Epstein Ancam Reputasi Filantropi Global

Berdasarkan laporan Wall Street Journal yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, pria berusia 95 tahun itu menahan penyaluran saham Berkshire hingga hasil peninjauan independen rampung.

Buffett dan pihaknya juga disebut terus berkomunikasi dengan pimpinan Gates Foundation, termasuk CEO Mark Suzman, untuk memantau perkembangan investigasi internal tersebut.

Penundaan donasi tersebut sekaligus memperlihatkan meningkatnya kehati-hatian dalam hubungan antara kedua tokoh yang selama ini dikenal dekat di dunia filantropi global.

Dalam beberapa bulan terakhir, intensitas komunikasi keduanya dilaporkan menurun, seiring menguatnya sorotan terhadap hubungan masa lalu Gates dengan Jeffrey Epstein.

Di tengah tekanan tersebut, pihak Gates Foundation diketahui telah menunjuk firma hukum WilmerHale untuk melakukan audit eksternal atas seluruh interaksi masa lalu dengan Epstein. Hasil investigasi itu diperkirakan akan dirilis antara Juli hingga Agustus 2026, seiring meningkatnya tekanan publik dan politik di Washington.

Di sisi lain, di luar dinamika tersebut, hubungan antara Warren Buffett dan Gates Foundation tetap memiliki sejarah panjang dalam kerja sama filantropi global. Sejak 2006, Buffett tercatat telah menyumbangkan sekitar 48 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp860 triliun (kurs Rp17.940 per dolar AS) kepada Gates Foundation.

Kontribusi ini menjadikan lembaga tersebut penerima terbesar dari seluruh aktivitas filantropi Buffett sepanjang hidupnya, yang dia sebut sebagai bagian dari "komitmen filantropi seumur hidup."

Namun di balik sejarah panjang kerja sama itu, sorotan terhadap Epstein kembali memicu gejolak. Gates sebelumnya mengakui pernah beberapa kali bertemu dengan Epstein setelah vonis kriminalnya pada 2008.

Dia kemudian menyebut pertemuan tersebut sebagai "kesalahan besar", merujuk pada keputusannya mempertahankan kontak dengan Epstein.

Dalam kesaksian tertutup di Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat, Gates juga membahas isu pribadi termasuk hubungan di luar pernikahan serta dugaan permintaan penggantian biaya terkait Epstein yang dia tolak.

Dia menyatakan bahwa pertemuan terakhirnya dengan Buffett terjadi pada Januari, "Kami membahas tantangan kesehatan saya dan beberapa hal lainnya."

Di sisi lain, ketegangan ini juga berdampak pada dinamika internal Gates Foundation. Organisasi tersebut tetap menegaskan tidak pernah melakukan pembayaran maupun kolaborasi formal dengan Epstein, namun tetap menghadapi tekanan reputasi di tengah rencana transisi besar.

Gates sendiri sebelumnya mengumumkan rencana untuk menghabiskan lebih dari 200 miliar dolar AS dalam dua dekade ke depan sebelum menutup yayasan pada 2045, termasuk rencana pengurangan hingga 500 posisi kerja. Sementara itu, Buffett disebut tetap melanjutkan donasi ke yayasan keluarga pribadinya tanpa perubahan.

Perkembangan ini menandai perubahan penting dalam ekosistem filantropi global, di mana hubungan personal, reputasi, dan transparansi kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan besarnya dana yang dikelola.

Baca Juga: Bantah Semua Tuduhan, Melania Trump Tegaskan Tak Pernah Punya Hubungan dengan Jeffrey Epstein

EDITOR: Candra Mega Sari