← Beranda
Menkeu AS klaim Iran Belum Bisa Jual Minyak ke Pembeli Selain Tiongkok
AntaraRabu, 1 Juli 2026 | 05.13 WIB
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent (Al-Jazeera)

 

 

JawaPos.com - Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent, Selasa (30/6), mengatakan bahwa Iran belum dapat menjual minyak kepada pembeli selain Tiongkok setelah dikeluarkannya pengecualian sanksi. Menurut Bessent hal itu karena calon pembeli khawatir akan kemungkinan dampak negatif atas pembelian tersebut.

Sebelumnya, Kamis (25/6), Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan Iran kini dapat menjual minyaknya kepada pembeli selain Tiongkok dan dapat menerima pembayaran dalam dolar AS setelah Amerika Serikat mengeluarkan pengecualian sanksi.

"Tidak ada negara lain selain Tiongkok, yang memang sudah membeli saat sanksi masih berlaku, yang membelinya; jadi minyak itu masih dijual dengan harga diskon ke Tiongkok. Sejauh ini, pihak Iran belum berhasil menjual minyak mereka karena para pembeli merasa agak ragu apakah sanksi akan diberlakukan kembali atau apakah mereka akan mendapat masalah dengan Departemen Keuangan," kata Bessent kepada Fox News. Dia menambahkan, situasi itu memberikan insentif bagi Iran untuk bernegosiasi dengan AS, ujar Bessent.

Baca Juga: Tiongkok Klaim 'Matahari Buatan' 100 Persen Mandiri, Dua Magnet Superkonduktor Jadi Terobosan Besar Fusi Dunia

Sebelumnya, Senin (22/6), Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin umum untuk penjualan minyak mentah dan produk petrokimia Iran hingga 21 Agustus 2026. Selain itu, AS juga mengaitkan pengecualian tersebut berkaitan dengan kemajuan yang dicapai dalam negosiasi dengan Iran di Swiss. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan