JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan memilih diam jika Iran menangguhkan pembicaraan damai tidak langsung dengan Washington.
“Saya pikir kita sudah terlalu banyak bicara, jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Saya pikir diam akan sangat baik,” kata Trump kepada NBC News, dilansir dari Antara, Selasa (2/6).
Trump mengklarifikasi bahwa jeda dalam negosiasi tidak selalu berarti dimulainya kembali serangan secara langsung, tetapi ia menegaskan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku.
Baca Juga: Iran Bersihkan Puing-puing di 50 Pintu Masuk Terowongan ke Pangkalan Bawah Tanah Pascaserangan
AS, ujarnya, akan membiarkan Iran menunggu “selama yang mereka inginkan” karena Teheran sangat dirugikan atas blokade tersebut.
Pernyataan Trump disampaikan menyusul laporan dari kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, bahwa Teheran menghentikan pembicaraan damai melalui mediator sebagai protes atas serangan Israel di Lebanon.