← Beranda
Iran-Oman Bahas Pengelolaan Selat Hormuz di Tengah Ancaman AS
AntaraSabtu, 30 Mei 2026 | 20.48 WIB
Peta Selat Hormuz yang diterbitkan oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di wilayah yang dikuasai oleh Angkatan Bersenjata Iran, 4 Mei 2026. (Screenshot/X/@IranIntl_En) 

 

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat menyampaikan solidaritas kepada Menteri Luar Negeri Oman Badr al-Busaidi, dalam menghadapi ancaman AS terkait Selat Hormuz. Hal ini dilakukan di sela-sela keduanya berbincang membahas pengelolaan Selat Hormuz di masa depan.

"Dalam percakapan yang sangat produktif dengan Menlu [Badr al-Busaidi], saya menyatakan solidaritas Iran dengan Oman dalam menghadapi ancaman apa pun. Kami membahas Hormuz dan pengelolaannya di masa depan sesuai dengan tanggung jawab kedaulatan kami dan hukum internasional," tulis Araghchi di X, dilansir dari Antara, Sabtu (30/5).

Ia juga menekankan bahwa kedua pihak menyerukan konsultasi dengan semua negara tetangga.

Sebelumnya pada Rabu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan Oman bahwa AS akan mengejar siapa pun yang memfasilitasi pengumpulan biaya transit Iran melalui Selat Hormuz, sementara Presiden AS Donald Trump mengancam akan "meledakkan" Oman jika negara itu mencoba mengambil kendali atas selat tersebut.

Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang target di wilayah Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan serangan terhadap Israel dan pangkalan AS di negara-negara Teluk Persia.

Baca Juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Jadi Kunci Perdamaian

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Saat ini, kedua pihak sedang mengupayakan nota kesepahaman tentang penghentian permusuhan sepenuhnya.

EDITOR: Kuswandi