← Beranda
Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian dari Negosiasi dengan AS
AntaraKamis, 28 Mei 2026 | 03.53 WIB
Foto berkas yang dirilis 5 November 2019, oleh Organisasi Energi Atom Iran, menunjukkan mesin sentrifuge di fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran tengah. (Atomic Energy Organization of Iran/AP)

 

 

JawaPos.com - Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Bagheri, menegaskan uranium yang diperkaya bukan bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konfliknya dengan AS.

“Isu ini tidak ada dalam agenda negosiasi,” kata Bagheri dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars, dilansir dari Antara, Rabu (27/5).

Komentar tersebut disampaikan di sela-sela konferensi keamanan internasional di Moskow, Rusia.

Di lain pihak, Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/5) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran akan segera diserahkan kepada Washington untuk dimusnahkan atau dihancurkan di lokasi yang disepakati bersama Teheran.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Sebut, Negara-negara Timteng Tak Lagi jadi Tameng Pangkalan AS

Pernyataan tersebut muncul ketika Washington dan Teheran melanjutkan proses diplomatik yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Iran.

 

EDITOR: Kuswandi